Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Pemerintahan

Honorer Satpol PP “Geruduk” Gedung Dewan, Mengabdi Bertahun-tahun Belum Ada Kejelasan

KUNINGAN (MASS) – Puluhan anggota Non-ASN Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan menggelar audiensi dengan Komisi I DPRD, Plh. (BPKAD), serta Plt. (BKPSDM). Pertemuan yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan pada hari Jumat (15/11/2024).

Mereka, datang untuk menyampaikan aspirasi terkait status dan masa depan mereka sebagai tenaga honorer. Sayangnya, hingga audiensi berakhir, belum ada solusi konkret yang diberikan.

Ketua Forum Non-ASN Satpol PP, Dudi Lukmana, membuka audiensi dengan membacakan beberapa poin aspirasi yang menjadi perhatian utama para tenaga honorer.

Dalam forum tersebut, perwakilan dari BKPSDM memaparkan mekanisme pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang terbagi menjadi dua kategori yaitu paruh waktu dan penuh waktu. Dijelaskan pula bahwa sejak tahun 2020, pengangkatan PPPK dilakukan melalui tes seleksi nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun, Dudi menyampaikan kekecewaannya terhadap regulasi yang ada.

“Regulasi dari pusat kita disesuaikan di 2024, tapi kenyataannya Pemerintah Daerah kemajuan anggarannya tidak ada untuk PPPK. Sistem ini (PPPK paruh waktu) sebenarnya bukan penyelesaian masalah honorer, hanya perubahan nama saja, karena haknya sama seperti honorer sebelumnya. Paruh waktu dan penuh waktu menuju titik yang sama, tapi dengan pendapatan yang berbeda. Apa itu berkeadilan? Jadi, solusi pemerintah daerah hanya tambal sulam,” ungkapnya.

Ketua Forum menyatakan kekecewaannya dan berharap Pemerintah Daerah maupun pusat dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Makanya saya pakai lagi kacamata karna masa depan kita masih suram,” tutup Dudi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Senada, Totong Susanto, Wakil Ketua Forum, menyoroti ketimpangan dalam sistem rekrutmen.

“Dari 128 tenaga honorer, formasi yang tersedia hanya 20 orang. Sisanya, sebanyak 108 orang diusulkan untuk menjadi tenaga paruh waktu, tetapi regulasinya belum jelas. Kalau setiap tahun hanya 20 orang yang diangkat, berapa lama kita harus menunggu? Sementara Kuningan sendiri sedang tidak baik-baik saja dalam hal anggaran. Makanya kami kesini aspirasi ke Gedung Dewan itu supaya diperjuangkan” tegasnya.

Sementara itu, Hj Kokom Komariah, salah satu anggota Komisi I DPRD, mengakui bahwa Pemerintah Daerah menghadapi keterbatasan kuota pengangkatan ASN dan PPPK.

“Jumlah pendaftar mencapai 4.495 orang, sedangkan yang diterima disesuaikan dengan jumlah pegawai yang pensiun, yaitu hanya 585 orang. Kami memahami kebatinan mereka yang telah mengabdi hingga puluhan tahun, dan kami akan terus mendorong agar aspirasi mereka diperhatikan,” ungkapnya. (yessy/mgg)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Religi

KUNINGAN (MASS) – DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Kuningan melalui Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) menggelar kegiatan Qur’an Fest 2026 di Sekretariat DPD PKS...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan memiliki sekitar 900.000 lebih bidang tanah yang harus dikelola dan disertifikasi. Menurut data terbaru, hingga tahun ini, sekitar 500.000...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Setelah dua tahun terhenti, seleksi Pemuda Pelopor Kabupaten Kuningan akhirnya akan dilaksanakan kembali tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Di tengah wacana pembangunan desa yang kerap terjebak pada retorika program dan janji penataan, pemuda Desa Silebu, Kecamatan Pancalang justru menunjukkan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Candrika Adhiyasa, ahli lingkungan sekaligus konsultan lingkungan asal Kuningan, menyatakan pentingnya kepastian regulasi dalam penyadapan getah pinus di lereng Gunung Ciremai....

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Sosialisasi pembangunan kandang ayam oleh PT New Hope Indonesia pada Rabu (18/2/2026) di aula balai Desa Cihirup menjadi tempat. Dalam sosialisasi...

Desa

KUNINGAN (MASS) – IRMAS Jami Al Huda Desa Pakembangan Kecamatan Mandirancan, menggelar kegiatan Ramadhan Fair sepanjang bulan puasa tahun 2026 ini. Ramadhan Fair aendiri...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Lahir dan besar di Kabupaten Kuningan, da’i muda Jawa Barat ini bakal tampil ajang dakwah di TV nasional, AKSI (Akademi Sahur...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR) yang dirilis baru-baru ini, angka ketidakpuasan masyarakat ke kinerja aparat desa di Kabupaten Kuningan ternyata cukup...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Negara hukum (Rechtstaat) bukan sekadar negara yang memiliki aturan, melainkan negara yang mampu mendistribusikan keadilan secara proporsional. Dalam APBN 2026, pemerintah...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dalam survey Jamparing Research (JR), lembaga penelitian asal Kabupaten Kuningan, menunjukkan respon terhadap program MBG, belum meyakinkan. Pasalnya, meski lebih dari...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pendopo Kabupaten Kuningan kembali didatangi massa aksi, Jumat sore (20/2/2026). Aksi itu digelar sebagai bentuk refleksi satu tahun kinerja Bupati Kuningan....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Lama tak terdengar, publik belum tahu bagaimana dan siapa yang akan menakhodai Baznas Kabupaten Kuningan. Kita sekarang sudah di bulan ramadhan,...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Di tengah dinamika kehidupan generasi muda, Nur Aisya Kilat Banyu yang kerap disapa Eca kini berusia 20 tahun dan sedang aktif...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Desa Cipicung, Kecamatan Cipicung, pada Kamis (19/2/2026), sore. Insiden...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kuningan angkat bicara perihal skema rekrutmen “relawan” dalam Program Makan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Per akhir tahun 2025 kemarin, ada 40 organisasi kepemudaan yang aktif, dengan anggota berusia antara 16 hingga 30 tahun. Jumlah anggota...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Disebut-sebut aebagai yang paling diberi fasilitas oleh Waduk Darma sehingga menimbulkan gejolak diantara desa penyangga, Kepala Desa Jagara Umar Hidayat tenang...

Regional

KUNINGAN (MASS) – Manajer Waduk Darma Fivih Handayani selaku perpanjangan tangan dari PT Jaswita, badan usaha milik Pemprov Jawa Barat, mengaku berterima kasih dan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapan mahasiswa menyambut bulan suci Ramadhan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Al-Ihya Kuningan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Refleksi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diwarnai dengan pesan kuat tentang pentingnya menjaga nalar kritis di tengah...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Natia, mahasiswi jurusan Akuntansi Syariah di UIN Syekh Nurjati Cirebon, baru-baru ini mendapatkan menyabet gelar Duta Baca Favorit Kabupaten Kuningan tahun...

Religi

KUNINGAN (MASS) –  Umat Muslim di Kabupaten Kuningan mulai mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan dengan memperhatikan jadwal imsak dan waktu berbuka puasa...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi polemik rencana pembangunan tower di Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, pihak kontraktor memberikan klarifikasi atas sejumlah tudingan yang beredar...