Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
PERMAHI Kuningan.

Headline

Hey Dewan Jangan Lupa Kasus PDAM! PERMAHI Desak DPRD Bentuk Pansus, Rincikan Kejanggalannya

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Kabupaten Kuningan melakukan audiensi resmi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan baru-baru ini membahas dugaan persoalan serius dalam tata kelola Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Kamuning.

Audiensi ini menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dinilai berpotensi merugikan keuangan daerah dan mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Dugaan Kelalaian dalam Pelaksanaan PKS Antar Daerah

Ketua Umum Fermahi Firgy Ferdansyah, mengatakan salah satu yang disoroti PERMAHI adalah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perumda Tirta Kamuning dengan Perumda Tirta jati dan Tirta Darma Ayu, khususnya kerja sama distribusi air dengan PDAM Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu.

Dalam PKS tersebut terdapat kewajiban pemasangan water meter untuk mengukur debit air yang disalurkan. Namun, kewajiban tersebut diduga belum dilaksanakan secara optimal. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian pencatatan debit air dan berdampak pada potensi kerugian daerah.

“Kelalaian dalam pengendalian distribusi air mencerminkan lemahnya sistem pengawasan internal dan manajemen risiko perusahaan,” kata Firgy.

Pengabaian Surat Peringatan BBWS

PERMAHI, kata Firgy, juga menyoroti sikap Perumda Tirta Kamuning yang dinilai tidak mengindahkan Surat Peringatan (SP) 1, 2, dan 3 dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Pengabaian terhadap tahapan administratif tersebut dinilai sebagai bentuk ketidakpatuhan terhadap regulasi sektoral dan berpotensi memperburuk posisi hukum perusahaan.

Kemudian langkah mediasi yang dilakukan Bupati Kuningan dinilai terlambat karena dilakukan setelah terbitnya SP3, yang secara administratif merupakan tahapan final sebelum keputusan kementerian.

“Apabila keputusan kementerian berujung pada sanksi, maka kerja sama distribusi air dapat terancam dihentikan dan berdampak langsung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Firgy, memperkirakan scenario terburuknya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketimpangan Kontribusi PAD

Bahwa pada tahun 2024 pendapatan Perumda Tirta Kamuning mencapai sekitar Rp 66,53 miliar dengan belanja operasional sekitar Rp20 miliar. Namun kontribusi terhadap PAD Kabupaten Kuningan hanya sekitar Rp2,5 miliar.

Sebaliknya, PDAM Tirta Darma Ayu sebagai pihak pembeli air mampu menyumbang sekitar Rp6 miliar terhadap PAD daerahnya.

“Ketimpangan ini indikator belum optimalnya pengelolaan keuangan dan potensi bisnis oleh Perumda Tirta Kamuning,” kata Firgy.

Ketidaksesuaian Struktur Direksi

Belum dijalankannya amanat Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum. Berdasarkan kategori pelanggan, Kabupaten Kuningan termasuk kategori sedang yang secara normatif seharusnya memiliki minimal tiga direksi.

“Namun hingga saat ini, Perumda Tirta Kamuning masih dipimpin oleh satu orang direksi. Kondisi ini dinilai tidak selaras dengan ketentuan regulasi dan berpotensi  menghambat efektivitas manajerial.,” jelasnya.

Desakan Pembentukan Pansus dan Audit BPKP

Dalam audiensi tersebut, PERMAHI mengajukan Pakta Integritas kepada DPRD Kabupaten Kuningan yang memuat komitmen:

1. Penguatan fungsi pengawasan DPRD terhadap Perumda Tirta Kamuning.
2. Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) dalam waktu 7×24 jam.
3. Pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara terbuka dan melibatkan elemen mahasiswa.
4. Dorongan audit investigatif dan/atau audit kinerja oleh BPKP.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pimpinan fraksi DPRD belum menandatangani pakta Integritas tersebut secara langsung dan meminta waktu untuk melakukan musyawarah internal. Kami menyatakan akan kembali dalam kurun waktu 7×24 jam untuk memastikan adanya sikap politik yang tegas,” tegas Firgy.

PERMAHI menegaskan bahwa pengawalan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa hukum dalam memastikan BUMD dikelola secara transparan, profesional, dan akuntabel.

Hukum, lanjutnya, bukanlah sekedar deretan pasal mati diatas kertas, ia adalah napas keadilan. Jika hukum hanya tajam kepada yang lemah dan tumpul kepada yang berkuasa, maka kontrak sosial antara rakyat dan negara telah gugur secara de jure dan de facto.

“Kami tidak akan mundur. Karena diam saat hukum diinjak-injak adalah bentuk pembiaran terhadap tirani. Fiat justitia ruat caelum, hendaknya keadilan ditegakan walau langit akan runtuh,” tegasnya di akhir. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, H-1 Hari Raya Idul Fitri 1.447 H, harga kebutuhan pokok di pasaran terpantau naik, Kamis (19/3/2026). Yang cukup menonjol,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 20 anak yatim binaan Rumah Bunda Mulia (RBM) Kuningan mendapatkan pengalaman berbelanja yang berkesan pada Rabu (18/3/2026). Melalui program kolaborasi...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Komunitas motor Blackhorse Mc Kuningan menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat di Kuningan, Selasa (18/3/2026). Sebanyak 120 anak...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Meski baru dilantik, Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PW PRIMA DMI) Jawa Barat tak canggung segera bergerak di...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Polres Kuningan berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan pada awal Maret 2026. Kapolres...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, yang kemudian diperbarui dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 ( revisi kedua UU...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Tugu Angklung yang dibangun tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) resmi berdiri dan diresmikan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kabar membanggakan datang dari Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan). Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) berhasil meraih Akreditasi Unggul,...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Jembatan di Dusun Pancabakti, RT 6 RW 3, Desa Padarama, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan dilaporkan ambruk pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Jalan Siliwangi, yang berada di depan pertokoan dan pusat perbelanjaan, kini telah dibagi menjadi dua jalur, yaitu jalur cepat dan jalur...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang perayaan Lebaran, harga sayuran di pasar mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah harga cabai kriting,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperingati Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-62, IMM Universitas Muhammadiyah Kuningan melaksanakan kegiatan santunan kepada anak yatim dan fakir...

Ragam

CIREBON (MASS) – Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan 1447 H, PLN UPT Cirebon bersama YBM PLN menyelenggarakan kegiatan “Berbagi Berkah Ramadhan” berupa santunan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dandim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung SIP MSc MSi melarang prajurit yang menjalani cuti Lebaran untuk menggunakan kendaraan dinas, khususnya...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Bulan suci Ramadan kembali dijadikan momentum komunitas XTC Jawara Kuningan untuk menebar kebaikan. Menunjukkan komitmen peduli sesama, XTC Jawara Kuningan kembali...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Universitas Kuningan (Uniku) saat ini tengah menyelenggarakan seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat universitas tahun 2026. Sisa 10 mahasiswa yang diseleksi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MAS) – Kabupaten Kuningan semakin mengukuhkan jati dirinya sebagai benteng budaya sekaligus pusat edukasi dengan akan hadirnya Tugu Angklung. Pembangunan ikon baru ini...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Kodim 0615/Kuningan menggelar kegiatan buka puasa bersama masyarakat Desa Gunung Karung, Kecamatan Luragung. Kegiatan berlangsung di Koperasi Merah Putih, Senin (16/3/2026)....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Hari Raya Idul Fitri 1.447 H tinggal menghitung jari. Jika tidak berubah, tinggal 4 hari lagi menuju momen Lebaran. Dan seperti...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, harga buah-buahan di Pasar Ciawigebang mengalami lonjakan signifikan. Salah satunya adalah buah apel Fuji yang tercatat naik dari Rp...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Musyawarah daerah luar biasa Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Kabupaten Kuningan dilaksanakan secara online pada Minggu (15/3/2026), menghasilkan ketua baru yaitu...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, memuji manajemen baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggarjati. Hal itu disampaikan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Ikatan Alumni SMP Negeri 1 Lebakwangi (IKA SPENSANGI) menggelar kegiatan sosial berupa santunan bagi anak yatim serta pembagian takjil gratis di...

Nasional

SAMARINDA (MASS) – Malam ini, Minggu (15/3/2026) akan digelar laga tunda antara pemuncak klasemen Liga 1, Persib Bandung, melawan tim posisi ketiga, Borneo FC...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) RSUD Linggajati menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini ditandai dengan peresmian...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Gema Ramadan Feast 6.0 resmi ditutup pada Sabtu (14/3/2026), dengan acara buka bersama dan pembagian hadiah kepada para peserta. Kegiatan yang...