Tour de Linggarjati, Pemda Tunggu Rekomendasi ISSI Pusat

KUNINGAN (Mass) – Belum keluarnya rekomendasi terhadap perhelatan even balap Tour de Linggarjati dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) pusat, tidak membuat pemerintah daerah patah asa. Sebab, hingga saat ini pihak penyelenggara termasuk Pemda Kuningan terus berupaya agar even kali kedua ini bisa sukses digelar.

“Untuk saat ini kita memeriksa dan inspeksi jalan-jala sebagai jalur Tour de Linggarjati yang akan dilalui peserta. Termasuk ada delegasi dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) pusat untuk mengontrol, apakah rute yang akan dilalui layak itu tidak dipakai untuk sebuah perlombaan,” ucap Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH saat diwawancarai sejumlah awak media usai rapat di Gedung DPRD Kuningan kemarin, Kamis (29/9).

Sejauh ini kata Acep, pihaknya masih berupaya untuk melakukan persiapan-persiapan matang jalur-jalur Tour de Linggarjati. Sebab, jalur dan lintasan yang akan dilalui peserta bukan hanya dari daerah namun dari nasional hingga internasional.

“Jelas nanti akan dikontrol oleh tim delegasi ISSI pusat, untuk mengeluarkan rekomendasi apakah perlombaan ini layak tidak,” tandasnya.

Ketika ditanya adakah kemungkinan perlombaan itu batal karena masih tahap pengecekan lintasan dan belum keluarnya rekomendasi dari ISSI pusat, Acep meyakini tidak akan dibatalkan. “Oh enggak. Bahkan, kita sudah mengintruksikan semua pihak terlibat. Sebab pertama ini untuk promosi daerah, termasuk pariwisata, perdagangan, kuliner dan sebagainya, lalu juga kearifan lokal berupa kesenian-kesenian daerah,” ungkapnya.

Sebelumnya, even balap sepeda internasional Tour de Linggarjati telah resmi dilounching Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH bersama Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di kantor Kementerian Periwisata (Kemenpar) RI di Jakarta. Even wisata olahraga kali kedua ini, rencananya akan dibuka pada 28 hingga 30 Oktober 2016 di Gedung Naskah Perundingan Linggarjati Kuningan.

“Penyelenggaraan Tour de Linggarjati 2016 ini dapat mendorong percepatan pengembangan kepariwisataan di Kuningan, yang menjadi salah satu daerah tujuan wisata favorit bagi wisata nusantara. Ini sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata Kuningan, serta  memacu pembangunan infrastruktur daerah dan membuka akses wilayah untuk pasar dan investasi,” tutup Acep.(andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com