Tidak Ada Uang Lembur Bagi Pasukan Kuning Meski Sampah Karnaval Hasilkan 4 Ton

KUNINGAN (MASS) – Ribuan orang pada Karnaval Budaya tumplek. Mereka penasaran ingin melihat penampillan dari ratusan peserta dan acara ini merupakan acara yang paling ditunggu-tunggu selain Babarit.

Dari banyaknya penonoton yang hadir maka sudah dipastikan sampah menumpuk. Meski tong sampah ada di sepenjang jalan namun penonton tanpa merasa berdosa membuang sampah sebarang.

Dari data Dinas Lingkingan Hidup Kuningan total ada 4 ton sampah yang diangkut oleh petugas dari sepanjang jalur karnaval. Mereka beres membersihkan sampah dari mulai jam 4 sore hingga  jam 7 malam.

“Memberishkan sampah karnaval diluar jadwal kami karena tugas rutin kami setiap sore adalah  jam 15.00 WIB,” ujar  Menurut Kadis Lingkungan Hidup Kuningan Ir Amirudin MSi melalui Kasi Pengelolaan Kebersihan Aman SE, Kamis (5/9/2019).

Ketika ditanya apakah ada uang lembur dari panitia untuk pasukan kuning, Aman mengku tidak ada. Namun, pihaknya akan berkoordinasi karena kegiatan PHBN dalam rangka Harjad masih banyak yakni pacuan kuda, babarit, dan jalan santai.

“Insya Allah nanti dikoordinasikan karena tugas mereka cukup berat. Kami berharap penonton membuang sampah langsung ke tong. Hal ini agar mempermudah petugas karena masalah sampah bukan tanggung jawan pasukan kuning tapi semua warga,” jelasnya. (agus)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com