Soal Bursa Sekda, Ukas Bisa Jadi Poros Tengah

KUNINGAN (MASS) – Ditengah panasnya bursa pencalonan sekda, muncul isu bakal calon 13 Pejabat Eselon 2A yang akan meramaikan bursa sekda. Salah satu nama dari 13 kandidat tersebut, muncul nama kandidat Dr. Ukas Suharfaputra.

Kala dikonfirmasi oleh Kuninganmass.com, Minggu (29/7/2018) kepala dinas ketahanan pangan itu menjawab persoalan bursa sekda tersebut bukan ranah dirinya.

“Wah itu bukan ranah saya. Terkait open bidding, saya masih nimbang-nimbang. Masih ada yang lebih senior daripada saya. Saya menghargai yang senior,” jelasnya saat ditanya niatannya untuk ikut bursa.

Seperti diberitakan sebelumnya, 13 kandidat tersebut diataranya Agus Sadeli MPd (kadisperindag), Dr A Taufik Rohman (kepala bappenda), H Dadi Hariadi MSi (kepala bakesbangpol), Deniawan MSi (kepala BPMD) serta Dr Deni Hamdani (kepala Dishub).

Selanjutnya, Dr H Dian Rachmat Yanuar (kadisdikbud), Indra Purwantoro SAP (kepala Satpol PP), H Nana Sugiana MSi (asda III setda), Nurahim MSi (staf ahli bupati), HM Ridwan Setiawan MH MSi (kepala DPrPP), Uca Somantri MSi (kepala BKPSDM), Ucu Suryana MSi (kepala dinas kearsipan) dan Dr Ukas Suharfaputra (kepala dinas ketahanan).

Dari 13 kandidat tersebut, sejauh ini baru dua kandidat yang kelihatan serius untuk mengikuti open bidding. Kedua kandidat tersebut yaitu HM Ridwan Setiawan MH MSi dan Dr H Dian Rachmat Yanuar.

Menurut beberapa kalangan, pejabat yang mau mengikuti open bidding akan lebih dari dua orang. Kemungkinan salah satunya Dr. Ukas Suharfaputra. Bahkan tidak menuntut kemungkinan, Ukas bisa menjadi poros tengah. (ali/deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com