Rendah Kesadaran Pria Ikut KB

KUNINGAN (MASS)- Kesadaran pria mengikuti program keluarga berencana masih rendah. Ini terbukti dalam setiap acara pelayana KB selalu rendah. Pada Pelaksanaan Pelayanan KB Medis Operasi (MO) Terpusat yang digelar di RS Kuningan Medical Center hanya ada delapan orang pri yang mengikuti.

Pelayanan KB Medis Operasi (MO) dibagi dua yakni Metode Operasi wanita (MOW) diikuti oleh 192 perempuan dan sisannya Metode Operasi Pria (MOP). Tentu sangat jomplng. Hal ini tidak terlepas dari rasa malu dan takut dari kaum pria.

Dari pantauan acara Pelayanan KB Medis Operasi digelar Rabu (17/7/2019) mulai jam 08.00 WIB. Kegiatan ini atas inisiasi dari Kodim 0615/Kuningan yang bekerjasama dengan RSU KMC, RSUA TK II dr M Salamun Bandung serta DPPKB dalam program KB-Kesehatan Kodim 0615/Kng semester II TA. 2019.

Tema yang diambuil adalah melalui kegiatan KB-Kesehatan kita wujudkan sinergitas antara TNI, Pemerintah dan BKKBN dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Hadir pada acara ini  Kolonel CKM Arif RSAU dr M. Salamun Bandung ,  Dr Haki  BKKBN Provinsi,  Kadis PPKB Kuningan Dra Hj Poppy N Puspitasari,  Kapten Arm Sunarwi  Danramil 1513/Garawangi. Lalu,  Peltu Didin Rosidin  Mewakili pasiter Dim ,  Anggota Kodim 0615/Kng dan Anggota Persit,  UPTD PPKB se Kab. Kuningan dan Forum TPD/K.

Sekededar infromasi MOW adalah prosedur bedah sukarela untuk menghentikan fertilisasi (kesuburan) seorang wanita, sehingga spermatozoa dan ovum tidak dapat bertemu.  Kotrespsi paling aman karena tidak ada efek samping dalam jangka panjang.

Sementara itu  MOP Merupakan suatu metode kontrsepsi pada pria yang aman, sederhana dan efektif, memakan waktu operasi yang singkat dan tidak memerlukan anestesi umum dan prosedur klinik untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan jalan melakukan oklusi vasa deferensia sehingga alur transportasi sperma terhambat dan proses fertilisasi (penyatuan dengan ovum) tidak terjadi. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com