Pemkab Kuningan Gandeng STP Trisakti

KUNINGAN (MASS)- Pemerintah Kabupaten Kuningan melakukan MoU dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti dalam bidang pendidikan, penelitian dan pariwisata. Penandatangan kerjasama ini dilakukan pada Rabu (18/6/2019) di gedung Tri Sakti Jakarta.

Penandatanganan MoU dilaksanakan langsung oleh Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH. Sedangkan dari pihak Trisakti oleh Ketua STP Trisakti Dr Djanadi Bimo Prakoso MP MSc.

Sebagai Perguruan Tinggi Pariwisata, STP Trisakti melaksanakan MoU sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat dan juga pembangunan sumberdaya manusia.

Penandatanganan Mou tersebut dilakukan bersamaan dengan Sidang Terbuka Akademik Sekolah Tinggi Trisakti dengan acara tunggal Dies Natalies ke-50 Lustrum X.

Hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Porapar Drs Jaka Chaerul dan Kepala Bagian Humas Dr Wahyu Hidayah MSi. Dalam kesempatan setelah MoU Bupati Acep menyampaikan beberapa hal terkait dilaksanakannya kegiatan dimaksud.

“Maksud dan tujuan kesepakatan bersama ini adalah untuk mengembangkan potensi, terdapatnya daya Tarik utama dan daya Tarik penunjang seluruh sektor di Kabupaten Kuningan. Meliputi kegiatan pendidikan, pengajaran, pengembangan ilmu, pengemasan dan pemasaran produk, baik alam maupun buatan, perencanaan dan pengembangan wilayah pariwisata,” ujar bupati.

lebih lanjut Bupati menyampaikan, upaya kerja sama ini ditempuh guna mengembangkan Kabupaten Kuningan di dunia pendidikan, membangun sektor penelitiaan, pariwisata, pengabdian masyarakat dan pembangunan sumber daya.

Digandengnya STP Trisakti oleh Pemkab Kuningan karena perguruan tinggi ini konsern dengan pengembangan pariwisata di Kuningan beberapa wktu terakhir ini.

Diterangkan, pada sekitar bulan Nopember 2018 STP Trisakti melakukan survey di Desa  Linggamekar yang memiliki potensi wisata pertanian. Kegiatan saat itu beraneka ragam mulai dari landscape perencanaan, proses rencana pengambangan daerah tempat wisata, ekonomi sosial budaya masyarakat, desain sarana dan prasarana wisata hingga “time line”nya.

Selain Desa Linggamekar perguruan tinggi tersebut juga melakukan pendampingan bagi beberapa Desa Wisata seperti yang mereka lakukan di Desa Cipasung Kecamatan Darma beberapa bulan yang lalu.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com