Musibah di Kuningan, Ini Yang Akan Dilakukan Pemprov

KUNINGAN (Mass) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Sekda Pemprov Jabar Dr H Iwa Karniwa SE Ak MM berjanji, akan membantu korban musibah yang menimpa warga Kabupaten Kuningan. Niat itu disampaikan langsung Sekda Iwa saat meninjau lokasi korban banjir bandang di Desa Cibingbin Kecamatan Cibingbin Kuningan, Kamis (26/1).

Dalam kunjungan itu, Sekda Pemprov Iwa Karniwa didampingi Kadis Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (DPrPP) Kuningan HM Ridwan Setiawan SH MSi, Kabag Humas Setda Kuningan Wahyu Hidayah SHut MSi dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan Agus Mauludin MSi, sempat meninjau langsung sejumlah titik yang menjadi keganasan banjir bandang. Musibah yang menimpa warga Kuningan baik di wilayah Ciwaru maupun Cibingbin akan menjadi pembahasan Sekda Iwa Karniwa di jajaran internal Pemprov Jabar, khususnya bantuan langsung kepada para korban akibat pergerakan tanah maupun banjir bandang.

“Iya kita akan bantu para korban di Cibingbin, termasuk musibah di Cimeong (Ciwaru, red) juga. Kita akan lakukan pendataan, bersama-sama antara provinsi dan kabupaten untuk membantu secara keseluruhan,” ucap Sekda Pemprov Iwa Karniwa saat diwawancarai kuninganmass.com di lokasi bencana.

Dirinya mengaku prihatin, atas terjadinya musibah banjir bandang di wilayah Kuningan. Semoga, musibah yang menimpa warga masyarakat Kuningan khususnya di Cibingbin bisa diberikan ketabahan dan sabar menghadapi cobaan tersebut.

“Kami dari pemprov, lalu pemerintah daerah, BNPB dan BPBD, lalu dari Kemensos RI dan Dinas Sosial Pemprov Jabar juga sudah terjun pada saat kejadian. Berdasarkan laporan yang saya terima baik dari Pak Camat maupun Pak Ridwan, yang paling parah disini itu Desa Citenjo, dimana yang kena dampak itu 1400 KK, dan Cibingbin sekitar 438 KK, Sukaharja kurang lebih 633 KK,” sebutnya.

Sampai saat ini lanjut Sekda Iwa, di seluruh titik tengah dalam proses pembersihan. Tak lupa, dirinya mengucapkan terimakasih kepada sejumlah instansi terkait seperti TNI, Polri, Komunitas Tagana serta seluruh pihak, yang rela saling bergotongroyong meringankan beban korban yang terdampak banjir bandang.

“Mudah-mudahan sesuai dengan informasi dari Kepala Pelaksana Pak Agus serta jajarannya, mudah-mudahan seminggu ini bisa tuntas pembersihan. Tentunya, arah kedepan dan sedang dirapatkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Kementrian PU Pera Dirjen Sumber Daya Air, sedang dibahas untuk teknis bagaimana penyelesaian terhadap pengerukan sungai Cijangkelok,” katanya.

Karena itu, pihaknya kedepan akan ada upaya untuk saling berkoordinasi mengantisipasi kemungkinan hujan yang cukup lama, sehingga berdampak pada kembali meluapnya sungai tersebut.

“Jadi, yang harus kita monitor itu Sungai Cijangkelok yang perlu segera dilakukan pengerukan, dan itu Alhamdulillah sedang dikordinasikan oleh Kemen PU Pera melalui Dirjen Sumber Daya Air, yang aparatur dibawahnya adalah BBWS Cimanuk-Cisanggarung,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan, bagi korban yang telah kehilangan rumahnya akibat musibah itu, akan dibahas untuk alokasi anggarannya sebagai bentuk perhatian pemprov.

“Sekarang arahnya sudah selesai kan darurat bencananya, dan arah kedepan adalah pasca bencana, nah pasca bencana kan harus ada penganggaran secara terencana. Dimana, yang paling memungkinkan usulan pengalokasian itu di Perubahan APBD Pemprov 2017, makanya kami melihat kesini khususnya untuk melihat secara dekat untuk bagaimana atas usulan Bapak Bupati beserta jajarannya untuk dibahas kembali di provinsi agar mendapatkan perhatian,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com