Jawaban Dari BPK dan Anggota DPR RI Bikin Kades Kecewa

KUNINGAN (MASS)- Awalnya para kepala desa yang hadir pada
sosialisasi Peran, Tugas, dan Fungsi BPK dan DPR Dalam Pengelolaan Dana Desa di Hotel Grage Sangkan Hotel SPa Jumat (25/1/2019) antusias. Namun, begitu masuk pada acara sesi tanya jawab banyak yang kecewa.

Penyebanya adalah pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta kepada BPK dan DPR jawabannya tidak sesuai yang diinginkan, sehingga hal ini membuat mereka kecewa.

“Saya kecewa pertanyaan saya tidak dijawab dengan jelas. Ini mengecewakan karena saya sudah bertanya sangat menggebu-gebu,” ujar Kades Kertaungaran Kecamatan Sidangagung T Umar Said.

Bukan hanya masalah pertanyaan, tapi masalah waktu penyelanggaraan. Acara digelar Jumat pagi sehingga mempet dengan waktu Jumatan. Padahal yakin akan banyak pertanyaan mengenai dana desa.

“Acara sangat bagus karena berhubungan dengan dana desa. Tapi acaranya digelar hari Jumat. Semoga tahun depan digelar diluar Jumat biar lebih leluasa,” tandasnya.

Sekedar infromasi acara ini dihadiri oleh Bupati Kuningan H Acep Purnama. Lalu, Anggota V BPK RI Ir Isma Yatun, Anggota Komisi XI DPR RI Didi Irwadi Syamsudin , Wakil Bupati Kuningan M Ridho Suganda.

Hadir juga Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat Arman Syifa, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan Udin Burhanudin. Kemudain, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Kuningan Uli Purnama, SH., MH, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan, Kepala Bagian Lingkup Setda Kabupaten Kuningan, Serta para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan.

Bupati mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini, dipilihnya Kabupaten Kuningan untuk kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat lebih. Tentu mengenai bagaimana cara mengelola keuangan desa yang baik bagi seluruh kepala desa.

“Untuk seluruh kepala desa pergunakan kesempatan sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya, dikarenakan narasumber yang hadir ini adalah narasumber yang berkompeten yaitu Badan Pengawasan Keuangan (BPK),” tandasnya.

Dikatakan, gali ilmu yang kita dapatkan disini sebagai bahan untuk membangun desa melalui sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, karena sebuah pekerjaan bila dikerjakan bersama-sama akan menghasilkan hasil yang lebih baik.

Pada Kesempatan ini Anggota V BPK RI Isma Yatun menyampaikan kepada seluruh kepala desa dalam hal pengelolaan keuangan desa harus dikelola secara transparansi, akuntabilitas, partisipatif, efektif, dan efisien yang sesuai dengan Undang-Undang Keuangan Desa.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemeparan materi oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat Arman Syifa. Sementara yang menjadi moderator acara ialah Sekretaris Daerah Dian Racmat Yanuar.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com