Jangan Asal Beli Hewan Kurban!

KUNINGAN (MASS) – Sejak Kamis (25/7/2019) Dinas Pertanian dengan pihak terkiat sudah bergerak memeriksa hewan korban. Kegiatan ini merupakan kegitan rutin yang dilakukan hingga tiga setelah lebaran Idul Adha.

Petugas gabungan yang terdiri Dinas Pertanina, Polres Kuningan, dan Juga petugas dari Puskeswan menyisir penjual hewan kurban. Seperti pada Kamis di Pasar Kambing Awirarang.

“Hingga saat ini hewan yang kita periksa aman.  Kami terus memberikan sosialisasi kepada penjual hewan ternak mengenai hewan ternak yang baik untuk dijual,” ujar  Plt Kadis Pertanian Ir  H Dodi Nurochmtuddin MP melalui Kasi Produksi Peternakan Suhyana SP kepada kuninganmass.com. Senin (29/7/2019) .

Pria yang dipanggil Nana itu mengingatkan,  ketika membeli hewan korban, maka konsumen harus memperhatikan apakah hewan itu sudah mendapatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan.

Selain itu juga, cek  mengenai Pin Sehat . Pin biasanya  dipasang atau dikalungkan pada hewan kurban. Dengan ada PIN sehat dan SKKH  sudah dipastikan hewan kurban aman.

“Hewan yang layak digunakaan untuk kurban adalah harus sehat, tidak cacat, cukup umur. Dimana untuk kambing/domba adalah  umur lebih dari 1 tahun ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap. Lalu, untuk sapi/kerbau  umur lebih dari 2 tahun ditandai dengan tumbuhnya dua pasang gigi tetap,” bebernya.

Adapun  persyaratan lainnya adalah tidak kurus, dan jantan. Dalam hal ini tidak dikastrasi/dikebiri, testis/buah zakar masih lengkap (2 buah), bentuk dan letaknya simetris.

Mengenai teknis penyembelihan hewan kurban lanjut dia, hewan diistirahatkan (sebaiknya lebih dari 12 jam) ditempat penampungan hewan sementara. Tersedia cukup air dan pakan selama hewan dalam penampungan.

Sebaiknya 12 jam sebelum penyembelihan hewan dipuaskan dengan tetap diberikan minum untuk mengurangi isi rumen. Lalu, pemeriksaan antemortem dilakukan oleh dokter hewan atau petugas berwenang, dibawah supervise dokter Hewan dan dilakukan pemeriksaan ulang bila lebih dari 24 jam sebelum disembelih.

“Kami berarap warga menuruti apa yang pemerintah sarankan agar hewan yang disembelih sehat sehingga pelaksanaan kurban aman,” jelasnya.(agus)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com