Harapan di Hari Krida Pertanian  

KUNINGAN (MASS)- Peringatan Hari Krida Pertanian  (HKP) ke 47 Kabupaten Kuningan dipusatkan di Kecamatan Luragung. Acara ini digelar Rabu (3/7/2019).

HKP dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan M Ridho Suganda, Wakil Ketua TP PKK Yuana Ridho Suganda, Ketua DWP Hj Ela Dian Yanuar. Lalu, Plt Kepala Dinas Pertanian Dodi Nurahmatudin, Camat Luragung Beni P dan para undangan lainnya.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Ketua KTNA Kabupate Kuningan H Aripudin, SP, sekarang ini pemerintah berusaha melindungi terhadap resiko kegagalan berusaha tani dengan menggulirkan asuransi bagi petani.  Selain itu sedang disosialiasikannya kartu tani yang berguna untuk mendapatkan akses subsidi sarana produksi.

Peringatan Hari Krida Pertanian merupakan hari bersyukur, berbangga hati, mawas diri, dharma bhakti dan penghargaan bagi masyarakat tani sebagai kelompok masyarakat terbesar dari penduduk Kabupaten Kuningan. selian itu sebagai media komunikasi untuk menyampaikan dan memperoleh informasi keberhasilan pembangunan pertanian melalui berbagai kegiatan.

Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda dalam sambutannya sangat berharap peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) dapat menjadi pendorong untuk mengingkatkan keberhasilan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan di Kabupaten Kuningan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan, serta kesehjateraan masyarakat.

“Peringatan ini merupakan momentum yang tepat bagi kita semua untuk bersyukur  atas yang telah dicapai. Lalu, belajar dari kegagalan maupun keberhasilan senantiasa  berusaha menciptakan kondisi yang lebih baik untuk mempertahankan dan terus berupaya meningkatkan keberhasilan” Kata Wabup.

Sesuai dengan tema HKP ke 47 yaitu “Melalui HKP ke 47 kita wujudkan petani milenial menuju kuningan Maju berbasis desa”. Hal ini sangat strategis sekali, kita berharap kedepan para petani kita mampu menguasai teknologi baik dalam bidang produksi pertanian maupun dalam bidang pemasaran.

“Kita lihat para petani di eropa mereka memanfaatkan teknologi sebagai dasar dalam pengembangan pertanian,” jelasnya.

Mereka sudah memakai Drone (Pesawat tanpa awak) untuk melakukan penanaman benih padi di sawah, sudah ada peralihan dari tenaga manusia menuju pemanfaatan teknologi untuk pengembangaan pertanian. Selain itu mereka juga memasarkan hasil pertanian meggunakan website maupun media sosial, sehingga mampu menjangkau seluruh dunia.

“Pelan tapi pasti saya juga berharap para petani di Kabupaten Kuningan mampu seperti itu. Kita adakan pelatihan penggunaan teknologi dalam pengembangan pertanian sehingga kedepan tidak hanya para orang tua yang menggeluti pertanian, tetapi kita berharap para generasi muda mempunyai minat untuk bertani sehingga mampu menerapkan teknologi dalam pengembangannya,” bebernya.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com