Hajatan Dijadikan Kambing Hitam

KUNINGAN (MASS)- Selain menerangkan faktor  keterlambatan dalam pengiriman, faktor lain yang menjadi penyebab langkanya gas melon  (gas 3Kg) dalam seminggu ini karena banyanya warga yang menggelar hajatan. Warga tersebut memilih menggunakan gas subsidi, sehingga jatah untuk masyarakat umum diambil oleh warga.

Padahal, mereka yang menggelar hajatan itu tergolong orang mampu. Dengan begini maka yang dilakukan oleh warga itu merupakan suatu pelangaran karena bukan haknya. Seperti diketahui bagi warga yang berpenghasilan Rp1,5 juta ke atas dilarang menggunakan gas melon.

“Saya mengimbauan kepada masyarakat yang mempunyai acara hajatan jangan menggunakan  gas melon yag bersubsidi karena bukan hak dan tidak tepat, sehingga akibatnya akan menghambat pendistribusian gas melon ke masyarakat yang berhak memakainya,” ujar Kabag Perekonomian Setda Kuningan Dr Toto Toharudin kepada kuninganmass.com Sabtu (11/8/2018).

Toto mengaku, andai gas subsidi tidak diborong yang hajat maka pasokan akan normal. Selama ini pun pihaknya sudah menambah kuota untuk menghadapi bulan Agutus dan September. Bagi Kuningan dua bulan ini banyak permintaaan karena banyak digelar acara.

Diterangkan, Pemda Kuningan sudah mengajukan surat permohonan fakultatif tambahan kuato gas melon yang sifatnya tidak mengikat ke SR PT Pertamina diluar pendistribusian reguler untuk mengantisipasi timbulnya kelangkaan di masyarakat. Adapun rincianpendistribusian tambahan fakultatif adalah  1. Fakultatip untuk tanggal 17 Agustus 125 %, 18 agustus 25 %,.

Lalu, untuk tanggal 20 Agustus 25 %, 21 Agustus 25 %, 23 Agustus 25 %, 24 Agustus 25 %.  Total pengajuan fakultatip  yang pertama 250 %. Kemudian,  tambahan fakultatip untuk tanngal 11 agustus 25 %, 13 Agustus 25 %. Alokasi ini penarikan yang dari  tanggl 28 dan 29 Agustus 2018 total 50 %.

“Ada fakultatif tambahan untuk tanggal 15 Agustus 2018 masing masing agen 1 LO = 560 tabung. Insya Allah dengan ada penambahan yang saat ini diberikan akan mencukupi pasokan di masyatakat,” jelasnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com