Gunakan Ongkos Sendiri, Wabup Pulang Lebih Dulu Dari Arab

KUNINGAN (MASS)- Wabup Kuningan M Ridho Suganda pada saat upacara HUT RI  tampak hadir. Kehadirannya menjadi perhatian karena masyarakat mengetahui orang nomor dua itu tengah menunaikan ibadah haji dan tergabung pada Kloter 68 atau kloter terakhir yang berangkat tanggal 26 Juli 2019.

Ternyata setelah dikonfirmasi kepada pihak Kemenag Kuningan wabup memilih pulang lebih dulu karena alasan kepentingan dinas. Hal ini tidak menyalahi  aturan karena semua rangkaian ibadah haji sudah dilakukan.

“Istilahnya tanajul atau pulang mendahului. Pak Wabup  ikut hanya sampai ke  hajian  saja. Jangan salah  Pak Wabub pulang dengan pesawat reguler, beli tiket sendiri. Tidak ikut kloter jamaah haji alasan kepentingan dinas,” ujar Kepala Kemenag H Hanif Hanafi melalui Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh  H Ahmad Fauzi, Minggu (18/8/2019) sore.

Fauzi menerangkan,  ibadah haji wabup syah  karena prosesi haji puncaknya wukuf di Arofah. Rangkaian proses haji sudah dilaksanakan, dimulai niat umroh wajib, niat haji mengikuti rangkaian Armuzda Arofah , Muzdalifah Mina, lontar jumroh, Ula Wusto Aqobah dan Thawaf, Ipadoh, Sai, dan Tahalul.

Lebih lanjut dikatakan,  apabila mengacu kepada jadwal maka wabup tiba di Kuningan tanggal 7 September 2019 karena tergabung pada kloter 68. Sedangkan kloter 47 pulang tanggal 2 September dan koter 64 tanggal 6 September.

“Kondisi jamaah haji secara keseluruhan dalam keadaan sehat selalu. Rutinitas sekarang sambil menunggu jadwal keberangkatan ke Madinah, diisi dengan rutinitas ibadah biasa, dan umroh sunah,” ujarnya lagi yang dibenarkan oleh Kasubag TU Kemenang Edu Suardi.

Fauzi yang saat ini menjabat Kasi Bimas mengaku, PPIH  Kuningan akan menggelar rapat persiapan pemulangan jamaah haji selasa besok. Hal ini , menurut informasi dari Ketua PPIH  Toni Kusumanto  yang merupakan Kabag Kesra Setda Kuningan.

Terpisah, Wabup H M Ridho Suganda membenarkan ia pulang lebih dulu karena pelaksanaan ibadah wajib sudah selesai.  Hal itu diperbolehkan meski tidak pulang bersama jamaah yang lain.

Ia mengaku selama di tanah suci selalu mendokan Kabupaten Kuningan agar selalu aman dan maju warganya. Selama di tanah suci juga mendapatkan pengalaman salah satunya tragedi banjir.

“Banyak pengalaman mah, salah satunya adalah banjir. Mungkin karena jarang hujan pemerintah Arab lupa membuat drainase,” ujarnya.

Ketika kuninganmass.com menanyakan dari sekian banyak doa yang dipanjatkan selama ibadah, apakah terselip doa ingin menjadi bupati? Tenyata Wabup Edo tidak mau menjawab dan hanya tersenyum .

“Ah yang itu mah no coment yang penting saya banyak berdoa untuk Kuningan dan Alhamdulillah bisa kembali dan bisa melaksanakan tugas sebagai wabup,” jelasnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com