Dulu Pasar Murah Gencar, Kini Apa Kabar?

KUNINGAN (MASS)- Dulu menjelang Pilkada 2018 kegiatan Pasar Murah gencar dilaksanakan oleh Pemkab Kuningan melalui Bagian Perekonomian. Bahkan, bukan hanya diacara di car Free Day, tapi hingga 32 Kecamatan.

Tapi, usai Pilkada kegiatan pasar murah gaungnya tidak terdengar. Ada Apa?

Ternyata menurut Kabag Perekonomian Setda Kuningan Dr Toto Toharudin MSi, kegiatan pasar berhenti sementara karena tidak ada permintaan dari warga. Rencana akan kembali digelar bulan Februari 2019.

“Pasar murah baru mulai Februari. Kita menggelar pasar murah terakhir di November. Untuk Desember dan Januari kosong tidak ada permintaan,” jelas mantan Kabag Kesra kepada kuninganmass.com belum lama ini.

Diterangkan, untuk pasar murah, tergantug ada usulan buka karena agenda politik. Pihaknya juga ada usulan supaya menggelar pasar murah pasca pilpres dan pileg takutnya ada tuduhan politisasi.

“Sebab untuk Februari ada usulan dari Sukamulya, kita sedang pertimbangkan,” tandasnya.

Terkait ada tuduhan mobil truk untuk kegiatan pasar murah diamankan di rumah pribadinya, Toto angkat bicara. Menurutnya, mobil di simpan di Cigadung sebelum balai Desa Cigadung.

Sekedar mengingatkan, kegiatan Pasar Murah Car Free Day (PMCFD) di lauching pada CFD Minggu (14/5/21017) di Taman Pandapa Kuningan. Bahkan, pada tanggal 22 Mei digelar ditiap kecamatan.

Pada Pasar murah itu dijual  beras, gula pasir, tepung, telor, minyak goreng, daging dan gas elpiji 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg. Waktunya hanya tiga jam (06.00-09.00).(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com