Di Kuningan May Day Tiap Tahun Menoton , Ini Penyebabnya

KUNINGAN- Disaat di daerah lain selalu ada peringatan May Day setiap tanggal 1 Mei. Namun, di Kabupaten Kuningan selalu adem ayem karena tidak ada kegiatan.

Para karyawan tetap masuk kerjanya meski hitungannta adalah lembur. Disnaker pun menyediakan posko May Day sebagai syarat apabila karyawan mengadu meski pada kenyaatannya belum pernah ada yang lapor.

Dari pantauan kuninganmass.com, di Posko May Day  berkumpul adalah SPSI,  Apindo, Pihak kepolisian, TNI dan pihak terkait. Mereka berkumpul dan membahas May Day dan hingga beres di Kuningan berjalan kondusif.

“Kami sudah membuka Posko Siaga May Day. Didalam posko ini ada Bidang Perlindungan, Dewan Pengupahan, unsur mediator, unsur pengawasan dan pihak Polres,” jelas Kadisnakertran Drs H Sadudin MSi .

Sadudin yang didamping Kabid Perlindingan Bambang dan Kasi Jamsos Asep Samsu mengakui, kegiatan May Day di Kuningan minim kegiatan karena tidak ada inisaitif. Pihaknya sendiri sudah berupaya kepada Apindo dan SPSI untuk menggelar kegiatan yang mendekatkan perusahaan dengan karyawan.

“Kami sudah menyarankan kepada mereka tapi kalau mereka tidak mau yah tidak bisa berbuat apa-apa,” jelasnya.

Diterangkan, jumlah perusahaan di Kuningan total ada 330 dan 12 diantaranya merupakan skala besar. Sedangkan sisanya menengah dan kecil.

Mengenai karyawan yang tetap masuk pada saat May Day, Sadudin menyebutkan, hitungan mereka kerja adalah lembur, karena May Day itu libur nasional dan diwajibkan karyawan diliburkan. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com