Bupati Resmikan Kantor DPMPTSP Kuningan

KUNINGAN (Mass) – Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kuningan H Lili Suherli MSi, melakukan peresmian kantor baru DPMPTSP di jalan Mochamad Yamin Desa Kedungarum Kuningan, Kamis (20/4). Disaksikan langsung Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr Rizari MBA MSi, peresmian itu berlangsung meriah dengan dihadiri Sekda Kuningan Drs H Yosep Setiawan MSi, Pimpinan DPRD Kuningan, kepala DPMPTSP Provinsi Jabar, Kepala DPMPTSP kabupaten/kota Se-Jabar, pimpinan FKPD, sejumlah pimpinan SKPD, para pengusaha, serta tamu undangan lainnya.

Bangunan megah dua lantai diatas tanah seluas 5.800 m2 itu, menelan anggaran yang bersumber dari APBD provinsi Jawa Barat TA 2016 sebesar Rp5 miliar untuk tahap I. Bahkan, peresmian kantor DPMPTSP sekaligus dilakukan penandatanganan prasasti oleh Bupati dan Gubernur Jabar, penyerahan sertifikat Quality Management System ISO 9001:2008, MoU dengan BPJS bidang ketenagakerjaan dan kesehatan, serta acara senam massal dan Fun Bike sepeda santai.

Sekda Kuningan sekaligus ketua panitia penyelenggara, Drs H Yosep Setiawan MSi, Kamis (20/4), mengatakan, sejak tahun 2017 seiring dengan perubahan nomenklatur kelembagaan, DPMPTSP Kuningan berupaya mempersiapkan sarana dan prasarana dalam meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Saat ini, gedung telah siap diresmikan dan digunakan untuk seluruh kegiatan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu dalam memberikan pelayanan perizinan dan non perizinan.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jabar atas perhatiannya dengan memberikan anggaran pembangunan gedung baru ini. Perencanaan pembangunan diawali penyusunan Detail Engineeriing Design (DED) pembangunan gedung diawal tahun 2016,” ucapnya.

Tahapan proses pembangunan itu kata Yosep, dilaksanakan melalui pelelangan umum untuk pelaksanan konstruksi dan seleksi umum untuk konsultan perencana, dan konsultan manajemen konstruksi. Sebagai konsultan perencana, manajemen konstruksi dilakukan oleh CV Mahoni asal Jalan Cipandan Bandung.

“Proses pembangunan tahap I menggunakan anggaran bersumber dari APBD Provinsi Jabar TA 2016 sebesar Rp5 miliar. Untuk menunjang pekerjaan, DPMPTSP dilengkapi dengan dukungan sarana dan prasarana penunjang pelayanan publik seperti teknologi informasi yang dipasang untuk mendukung proses pelayanan,” jelasnya.

Selain itu pula lanjut Yosep, terdapat fasilitas ruang kerja kepala dinas, secretariat, kepala bidang, kasi/kasubag dan staf, ruang front office dan back office, ruang arsip, ruang aula rapat, ruang tamu, ruang laktasi, ruang server, serta ruang pendukung lainnya. Namun, sasaran pelaksanaan pembangunan yang belum dilaksanakan adalah penataan area halaman kantor berupa mushola, pos jaga, gazebo, kantin, toilet umum, tempat parkir mobil dan motor, dan ruang genset, dengan tujuan memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam proses pelayanan perizinan dan non perizinan.

“Perlu kiranya mendapatkan perhatian dari Pemprov Jabar agar dapat menyelesaikan pembangunan dan penataan kantor baru ini,” harapnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com