Bupati dan Wabup Hadir tapi Tiga Pimpinan Dewan Tak Hadir

KUNINGAN (MASS) – Pengesahan 5 Raperda pada rapat paripurna DPRD yang sedianya digelar Jumat (29/12/2017), urung dilaksanakan. Pasalnya, para pimpinan dan anggota DPRD banyak yang tidak hadir.

Dari empat pimpinan dewan yang seharusnya ada, hanya satu orang yakni H Uci Suryana SE. Sedangkan Rana Suparman SSos (ketua) beserta dua wakilnya, Drs Toto Suharto dan Hj Kokom Komariyah tidak hadir.

Tingkat kehadiran sendiri tercatat hanya sebanyak 28 orang. Sedangkan kuorum untuk pengesahan raperda mesti tiga per empat dari total 50 orang, yaitu sebanyak 36 orang.

Uci Suryana, satu-satunya pimpinan dewan yang hadir, mendadak memimpin sidang. Namun politisi asal Fraksi Golkar ini hanya membuka sekaligus menutup rapat paripurna. Karena jika tidak memenuhi kuorum, pengesahan tidak bisa dilakukan.

Selang beberapa menit, semua yang hadir di ruang sidang utama membubarkan diri. Termasuk Bupati H Acep Purnama dan Wabup Dede Sembada.

Ketika dikonfirmasikan, Uci Suryana menjelaskan, paripurna pengesahan raperda berbenturan dengan masa reses. “Masa reses anggota dewan itu mulai tanggal 26 Desember kemarin sampai Sabtu besok,” sebutnya.

Lantaran ada dua kegiatan di satu waktu, kemungkinan besar berakibat pada tingkat kehadiran anggota dewan. Namun Uci menegaskan, dirinya tidak mengerti hadir atau tidaknya mereka secara pastinya.

“Kalau undangan mah tersebar. Tapi ya saya gak ngerti masalah hadir dan gaknya para anggota dewan lain. Yang jelas Jumat ini masih masa reses,” tandas Uci.

Ia juga membantah adanya dugaan aksi boikot terhadap pengesahan raperda itu. Terlebih jika dikaitkan dengan rekomendasi DPP PDIP yang jatuh pada pasangan Acep-Edo.

“Gak, gak ada kaitan dengan pilkada 2018. Cuma karena masa reses saja. Mungkin bupati dan wabup tak tahu kalau sekarang masa reses,” tukasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Rana Suparman menjelaskan alasan ketidakhadiran dirinya. “Saya sakit pagi-pagi, panas tiris. Kan kemarin saya rakercab di DPC, nah malam harinya saya keliling. Jadi ngagibrig. Makanya saya nugasin pak Uci dan pak Toto,” terang Rana.

Namun ternyata ia mendengar paripurna tersebut tak memenuhi kuorum. Untuk itu, Sabtu (29/12/2017) besok kemungkinan paripurna akan dilangsungkan. “Besok akan kita tindaklanjuti. Jam 9 an,” singkatnya via ponsel. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com