Acep Sebut Tidak Ada Dua Matahari, Edo Janji Tidak Akan Menikung

KUNINGAN (MASS)- Pasca dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH dan M Ridho Suganda melakukan syukuran di Pendopo Kuningan pada Senin sore. Mereka berdua melakukan pidato pertama dihadapan  ribuan warga Kuningan yang hadir di Pendopo.

Selain bersyukur dengan lancarnya proses pelantikan, mereka berdua juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak mendokan dan mendukung sehingga mereka  bisa memimpin Kuningan. Tentu dengan kepercayaan yang diberikan itu akan dibalas dengan kerja serius dan kerja keras untuk membawa Kuningan lebih maju.

“Seperti tadi yang disebutkan oleh Pak Sekda bahwa tantangan ke depan semakin berat. Untuk itu kami bedua sepakat akan serius melaksanakan tugas,” ucap Acep.

Pada kesempatan itu juga mantan Ketua DPRD Kuningan dan juga Ketua DPC PDIP itu menyebutkan, pihaknya sudah sepakat bahwa tidak ada duplikasi kepemimpinan. Begitu juga tidak ada dua matahari di Kabupaten Kuningan.

“Kami sepakat hanya ada satu poros yakni di Pendopo pusat pemerintahan dilaksanakan. Kami juga sepakat akan satu tujuan dalam melaksanakan tugas. Ibarat rel saya dikanan dan Pak Edo dikiri kami akan terus beriringan,” sebut Acep yang disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Sementara itu, Edo yang ikut memberikan sambutan mengatakan,   sebagai wakil bupati akan melaksankan perkerjaan sesuai dengan tugas dan wewenang. Ia tidak akan melangkahi dan melawan terhadap bupati.

“Saya pun tidak akan menikung dari belakang. Saya sengaja berbicara seperti ini agar semua menjadi saksi bahwa saya pernah berbicara seperti ini,” ujar putra bungsu H Aang Hamid Suganda dan Hj Utje Ch Suganda (alm) itu.

Edo juga meminta kepada semua pihak agar jangan mendengar hal-hal yang tidak baik yang sifatnya akan mengadu domba mereka berdua. Pada inti dirinya akan mengabdi untuk warga Kuningan yang sudah memberikan amanah kepada meraka berdua.

Mengenai dirinya terpilihnya menjadi Wabup, Edo menerangkan, semua bermula dari meninggalnya ibunya ketika bertugas. Padahal, pada saat itu ia tengah di Bogor sebagai pengusaha dan Allah merubah skenario.

“Karena kecintaan saya kepada Kuningan maka saya memberanikan ikut kontesntasi dan berhasil. Pada saat itu saya berbicara kepada Bapak H Aang bahwa saya siap maju asalkan dengan Pa Acep dan Allah mengabulkan,” ujarnya.

Sementara itu, pernyataan mereka berdua itu tentu harus diapresiasi oleh semua pihak karena keharmonisan menjadi modal utama dalam membangun Kuningan. Jangan ada istilah Wabup adalah ‘ban serep’ sehingga tidak berpungsi sama sekali.

Hadir pada acara itu Wakapolres Kuningan Agus, dan para tokoh dan ribuan warga ..(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com