Acep dan Toto Tanam Jagung Bareng

KUNINGAN (MASS) – Bupati H Acep Purnama MH melakukan penanaman bibit jagung di Desa Sindang Kecamatan Lebakwangi. Petahana dari PDIP tersebut melakukannya bersama dr Toto Taufikurohman Kosim, kandidat dari PKB.

Pada kegiatan akhir pekan kemarin itu, hadir pula perwakilan dari APJI (Asosiasi Pengusaha Jagung Indonesia), H Solehudin. Kebetulan, APJI memiliki kedekatan dengan dr Toto. Bersama dengan Bupati Acep, mereka melakukan penanaman bibit jagung menggunakan alat khusus yang dapat menanam sambil maju.

LPP (Lembaga Pengembangan Pertanian) NU yang diketuai Kyai Hasan Sadili selaku motornya. Tak heran jika para ulama ikut dalam kegiatan tersebut. Dari Desa Sindang, Nursyamsi yang hadir selaku sekdes.

“Kami pengurus LPP NU Kuningan merasa gembira adanya penanaman bibit pohon jagung varitas unggulan yang diharapkan akan mampu mendongkrak perekonomian umat, meningkatkan penghasilan para petani dan seluruh masyarakat,” ujar Kyai Hasan Sadili.

Program itu, imbuhnya, merupakan penjabaran dari program perekonomian umat PB NU. Didalamnya melibatkan ponpes untuk sama-sama belajar merasakan hasil dari program. Sehingga masyarakat pesantren diharapkan akan mendapat profit dari hasil tanaman jagung tersebut.

Hasan Sadili berterima kepada bupati, APJI dan para pihak lain yang telah peduli terhadap masyarakat pesantren. Ia juga berterima kasih kepada dr Toto yang dinilai banyak membantu.

“Kami berterima kasih kepada pak dr Toto, direktur RSU KMC, kader NU, kader PKB yang telah memfasilitasi kami, membantu kami. Karena melalui kedekatan beliau dengan bapak KH Ma’ruf Amin (Rois Syuriah PBNU), karena rasa kepedulian beliau kepada para petani dan ponpes, beliau terus berusaha agar program ini bisa kita dapatkan, bisa diserap oleh masyarakat Kuningan,” ucapnya.

Rupanya Acep Purnama tertarik oleh program tersebut. Ia berani merelakan 21 hektar lahan pemda untuk ditanami jagung. Lokasinya di Desa Cikandang Kecamatan Luragung. Baik Acep maupun Toto terlihat kompak memberikan kepedulian terhadap masyarakat petani. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com