JALAKSANA (MASS) – Gerakan Sholat Subuh Berjama’ah (SSB) yang terus digelorakan, rupanya tidak “obor baralak”. Di sejumlah masjid dan mushola, gerakan tersebut mampu menyedot jamaah dalam jumlah yang tidak sedikit.
Seperti yang terpantau di Masjid Al Hidayah Desa Maniskidul Kecamatan Jalaksana, Minggu (16/1/2026), SSB diikuti sedikitnya 300 jamaah. Hadir para tokoh masyarakat, para kyai dan hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan Kuningan.
Penceramah yang dihadirkan yakni KH Imam Nur Suharno MPdI yang kebetulan kepala Divisi Humas dan Dakwah Pesantren Husnul Khotimah. Dalam ceramahnya, ia yang juga sebagai Pembina Korps Mubaligh Husnul Khotimah menekankan pentingnya sholat sebagai kunci masuk surga.
“Sholat adalah kunci masuk surga, maka jaga kunci tersebut dengan berjamaah,” ujarnya.
Kyai Imam juga menjelaskan bahwa sholat berjamaah memiliki banyak keutamaan, termasuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda dan menjadi sarana untuk meningkatkan ukuwah dan persaudaraan antar umat Islam.
Sholat sebagai sarana pembersih dosa. Karenanya setiap kita yang merasa banyak dosa maka akan rajin menjalankan sholat lima waktu berjamaah. Pun, ditambah bahwa setiap langkah berangkat sholat berjamaah ke masjid, setiap langkah ditulis pahala dan setiap langkah dihapuskan dosa.
Selain itu, Imam menambahkan penjelasannya bahwa sholat sebagai penerang hati, sholat sebagai sumber ketenangan dan kebahagiaan hidup, dan sholat sebagai sumber solusi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kehidupan.
Acara SSB ini diakhiri dengan doa dan saling berjabat tangan antarjamaah. (didin)










