Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Awang Dadang Hermawan, Pemerhati Intelijen, Sosial Politik dan SARA.

Netizen Mass

Potret Wajah Eskalasi Amerika Serikat/Israel – Terhadap – IRAN di Tengah: TALBIS BOARD OF PEACE

(Ketika Narasi Perdamaian Menjadi Topeng untuk kejahatan Perang)

Bismillah

“Dan mereka merencanakan tipu daya, dan Allah merencanakan tipu daya. Dan Allah sebaik-baik perencana tipu daya.”
(QS. Ali Imran: 54).

Pada pertengahan Februari 2026, media dunia dipenuhi berita menyoal pembentukan Board of Peace. Sebuah lembaga internasional yang diklaim sebagai wadah dialog abadi antara negara-negara besar dan Timur Tengah.

Konferensi pers megah digelar di Jenewa pada 15 Februari 2026. Para pemimpin dunia bergantian berfoto.

Donal Trump dalam pidatonya saat itu berkata dengan penuh percaya diri: “Kami akan mengakhiri konflik yang telah berlangsung puluhan tahun”.

Board of Peace adalah jaminan bahwa tidak ada lagi perang, tidak ada lagi agresi, tidak ada lagi penderitaan. Ini adalah era baru.”

Media global menyambutnya dengan antusias.

Para analis geopolitik sibuk mengomentari.

Negara-negara Arab berbondong-bondong menyatakan dukungan (padahal Donal Trump sedang berdusta)

Hanya segelintir Pemikir Eskatologi Islam, Eskatologi Non Muslim yang bertanya: di mana Palestina?

Jawabannya: tidak diundang.

Board of Peace, sebuah lembaga yang mengklaim membawa perdamaian, justru tidak memberikan tempat kepada bangsa yang tanahnya selama ini menjadi target zionis Israel, zionis Amerika Serikat, untuk di desain – Di Muta’amidan, menjadi sumber konflik.

Padahal Amerika Serikat dan zionis Israel itulah sumber pembuat konflik.

Bantuan kemanusiaan dikemas sebagai alat tekan.

Rekonstruksi dijadikan dalih untuk menghapus puing-puing perlawanan.

Sebenarnya negara yang ditindas, itu pasti melakukan perlawanan. DIAM Ditindas, lebih baik melakukan perlawanan.

Bahasa diplomasi berubah menjadi kabut yang menyembunyikan bermacam senjata untuk membunuh manusia.

Talbis: Seni Membungkus Racun dalam Manisan

Dalam tradisi Islam,Talbis adalah tipu daya yang dibungkus sehingga tampak sebagai kebenaran.

Padahal kedzoliman dan ke-munafikan yang dipelihara.

Talbis lebih berbahaya daripada kekufuran yang terang-terangan, karena Talbis menyesatkan manusia dengan berdalih mendapat petunjuk.

Ketahuilah bahwa Iblis tidak pernah datang kepada manusia dengan berkata, “Aku datang akan merugikan kehidupanmu.”

Tetapi…Iblis datang dengan berkata, “Aku akan menunjukkan jalan yang benar.” Lalu Iblis membalikkan fakta, menyamarkan yang batil, dan menghiasinya, sehingga mata hati manusia banyak yang tidak sanggup membedakan yang mana suaranya Iblis dan yang mana suara Ilahi Robbi.

Ini persis seperti tipuan Iblis kepada Adam dan Hawa dulu yang merayu keduanya untuk memakan buah terlarang, seperti disebutkan dalam Surat Al-A’raf dan Thaha:

“Kemudian Iblis membisikkan (kejahatan) kepada keduanya agar (dampak) aurat keduanya nampak oleh keduanya. Dia (Iblis) berkata, ‘Tuhanmu hanya melarang kamu berdua dari pohon ini, agar kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga).'”
(Al-A’raf: 20).

“Kemudian syetan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya, dengan berkata, “Wahai Adam! Maukah aku tunjukkan kepadamu pohon keabadian (khuldi) dan kerajaan yang tidak akan binasa?”
(QS. Ta-Ha: 120).

Kemudian menyoal Bani Israel Allah Subhannahu Wata’ala berfirman:

“Mereka suka mendengar berita bohong, suka memakan yang haram. Jika mereka datang kepadamu, maka berilah keputusan di antara mereka atau berpalinglah dari mereka.”
(QS. Al-Ma’idah: 42).

Al Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini turun berkaitan dengan kebiasaan Yahudi yang memutarbalikkan hukum Taurat, menyembunyikan kebenaran, dan menjual ayat-ayat Allah dengan harga murah. Mereka itu adalah ahli talbis.

Di abad modern, talbis mencapai puncaknya ketika perang dikemas sebagai misi perdamaian, ketika penjajahan disebut sebagai intervensi kemanusiaan, ketika pembantaian disebut sebagai operasi militer terbatas.

Seperti dilakukan mahluk bernama Netanyahu, Donal Trump !
Board of Peace adalah Talbis mutakhir.

Saat Rudal Berbicara di Langit Teluk

Pada 26 Februari 2026, pukul 02.30 dini hari waktu Teheran, gelombang pertama rudal Tomahawk menghantam pangkalan militer di sekitar Natanz dan Isfahan.

Mahluq Donal Trump dalam pidato nasionalnya yang disiarkan seluruh jaringan televisi dunia berkata ;

“Operasi ini bukan untuk menduduki Iran, tetapi untuk memastikan bahwa rezim ini tidak akan pernah memiliki kemampuan yang mengancam keamanan global. Ini adalah perang yang diperlukan. Dan Board of Peace akan tetap berjalan sebagai wadah dialog pasca-konflik.”

Perhatikan Talbis di sini: perang disebut “diperlukan”, dan Board of Peace disebut akan tetap berjalan seolah-olah ia bukan bagian dari skenario yang sama.

Fakta bahwa perang justru meledak hanya 11 hari setelah Board of Peace dideklarasikan, dan di tengah hiruk-pikuk pembentukannya, bukanlah suatu kebetulan.

Di Dunia intelijen, tidak ada yang namanya kebetulan. Semua terencana.
Sikap Donal Trump adalah pengakuan telanjang bahwa perdamaian itu palsu. Sangat Palsu!

Waspada bahwa Board of Peace hanyalah tabir asap untuk menutupi persiapan perang dan melaksanakan perang, dan itu mulai terjadi.

Board of peace bisa jadi adalah “pengalihan isu” untuk menutupi A’ib Efstein Files dimana Donal Trump terlibat di dalamnya.

Reaksi Dunia: Antara Kecaman dan Pembelaan

Di New York, Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat pada 27 Februari. Utusan Rusia, Vasily Nebenzya, mengecam AS:

“Negara yang mengklaim membawa demokrasi dan mendirikan Board of Peace justru mengebom negara berdaulat tanpa mandat PBB. Ini adalah agresi telanjang.

Pertanyaannya di mana Board of Peace ketika banyak rudal diluncurkan?”

Utusan China, Zhang Jun, berbicara lebih hati-hati tapi tetap tajam:

“Kami menyerukan penghentian segera permusuhan. Board of Peace tidak boleh menjadi alat untuk melegitimasi agresi.”

Sementara itu, utusan Inggris dan Prancis membela AS. Utusan AS, Linda Thomas – Greenfield, berkata dengan nada dingin:

“Iran telah mengancam keamanan global selama puluhan tahun. Board of Peace tetap berjalan, dan justru agresi Iran-lah yang mengganggu proses perdamaian.”
Itulah mahluk Talbis Kebiadaban dianggapnya beradab.

Perhatikan talbis: agresor menuduh korban sebagai pengganggu perdamaian.

Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, merespons dengan kutipan Al-Qur’an yang membuat ruang sidang hening, sbb:

“Telah izin Allah bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka dizalimi. Dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa menolong mereka.” (QS. Al-Hajj: 39).

Duta Besar Iran untuk PBB menambahkan dengan suara bergetar:

“Board of Peace adalah topeng. Kalian mendirikannya pada 15 Februari, dan pada 26 Februari kalian mengebom kami.

Kalian menyembunyikan pisau di belakang punggung. Tapi Allah Maha Melihat tipu daya. Dan tipu daya orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah sia-sia belaka.”

Sidang berakhir tanpa resolusi.

Dunia terbelah dan talbis semakin sempurna merajalela.

Pelajaran untuk yang Mau Membuka Mata

Di tengah semua ini, kita diajak untuk tidak tertipu.

Ramadhan adalah bulan latihan membedakan hak dan batil. Puasa mengajarkan bahwa lapar dan dahaga tidak lantas membenarkan yang haram.

Ramadhan melatih jiwa untuk menahan, termasuk menahan diri dari percaya pada propaganda yang dibungkus indah.

Board of Peace mengajarkan kita satu hal: bahwa di akhir zaman, kebenaran dan kebatilan akan semakin sulit dibedakan.

Hanya mereka yang memiliki Al-Qur’an dalam hatinya yang mampu melihat cahaya di tengah kabut Talbis.

“Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu seorang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti.”
(QS. Al-Hujurat: 6).

Semoga bangsa Indonesia diselamatkan dari mahluq Berkarakter Talbis
(Gabungan penulisan dengan Geo profetik Al-Kahfi | IPCE 1 Maret 2026./bersama: DR. HM.Supriatman)

Hadanallahu Waiyyakum Ajma’in

Awang Dadang Hermawan

*) Pemerhati Intelijen, Sosial Politik dan SARA

3 Maret 2026

Advertisement

Berita Terbaru

You May Also Like

Nasional

Bismillah KUNINGAN (MASS) – “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, yaitu urusan dari sisi Kami. Sesungguhnya Kamilah yang mengutus rasul-rasul.” (QS....

Headline

Bismillah KUNINGAN (MASS) – Bahwa Iran menemukan Titik Lemah Mematikan Militer AS, Financial Times Inggris mengonfirmasi — Di Balik Teheran Tampaknya Ada Arahan dari...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Adalah Sunaryati Hartono dalam bukunya ‘Politik Hukum Menuju Satu Sistem Hukum Nasional’ (1991), menyebutkan : “politik hukum nasional Indonesia tidak berdiri...

Netizen Mass

Bismillah KUNINGAN (MASS) – Bahwa sesungguhnya : Dunia hari ini bagai lukisan abstrak yang dipenuhi coretan-coretan darah, air mata, dan mendekati kehancuran. Di Gaza,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Eskalasi di negara-negara Timur Tengah saat ini sangat tinggi, buntut pecahnya konflik Negara Iran Vs Israel yang juga didukung penuh oleh...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menyampaikan gejolak perang global, terutama yang terjadi antara Iran dan Israel, telah berdampak signifikan terhadap stabilitas...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Situasi gejolak perang antara Iran dan Israel serta sekutunya semakin memanas dan berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi global, termasuk pasar Indonesia....

Nasional

Bismillah KUNINGAN (MASS) – Surat Terbuka Forum Purnawirawan TNI (FPP TNI) kepada Presiden RI (26 Februari 2026) yang menolak keikutsertaan Indonesia dalam skema “Board...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Ketegangan geopolitik dari perang berkepanjangan di Palestina, konflik antara Israel dan Iran, ketegangan di Laut Merah oleh kelompok Houthi (Yaman), hingga...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Presiden Amerika Setikat (AS) Donald Trump mengklaim pihaknya berhasil membom 3 situs/fasilitas nuklir Iran, pasca pecahnya konflik Iran-Israel yang memanas baru-baru...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Seberapa rapuhkah jalinan perekonomian global dan nasional di tengah gejolak geopolitik yang tak terduga? Pertanyaan ini menghantui kita di tengah kabar...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam, Kuningan, menggelar apel pembukaan kegiatan belajar mengajar (KBM) semester genap usai libur Ramadan dan Idulfitri 1446 H....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Konflik global yang terus memanas kian menunjukkan bagaimana retorika para pemimpin dunia membentuk arah sejarah, baik melalui ancaman langsung maupun permainan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kisah tentang Bani Israil yang dikutuk menjadi kera disebutkan dalam beberapa Ayat, seperti dalam Surah Al-Baqarah (2: 65), Surah Al-A’raf (7:...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Sebagian besar sejarah, khususnya sejak zaman Nabi Muhammad SAW, tidak bisa difahami tanpa Eskatologi. Kita tidak bisa menembus realitas dunia saat...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia yang berjumlah 172, menggelar Seruan Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel, Selasa (7/5/2024) kemarin....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Tindakan biadab dan keji pada masa aksi bela Palestina di Kota Bitung, Sulawesi Utara oleh oknum Ormas pada Sabtu (25/11/2023) sore....

Headline

KUNINGAN (MASS) –  Sekitar Rp 66 juta terkumpul dalam aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina yang kembali digelar pada Minggu (26/11/2023) kemarin di halaman Masjid...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pada Jumat (10/11/2023) kemarin, ratusan bahkan ribuan santri beserta para pengajar Al Multazam rela membakar wajah-wajah mereka dengan teriknya sang mentari...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ribuan massa Sesaki Alun-alun Kuningan sekitar Masjid Agung Syiarul Islam, Minggu (5/11/2023) pagi tadi untuk aksi kemanusiaan. Aksi bertajuk “Doa Bersama...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Perang antara Zionis Israel dan Palestina merupakan salah satu konflik terpanjang yang masih berlangsung di dunia. Konflik yang tak kunjung berkesudahan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina yang saat ini mengalami konflik yang berlarut-larut....

Netizen Mass

Bismillah KUNINGAN (MASS) – Perang Ukraina vs Rusia – Israel vs Palestina adalah pintu gerbang bagi Malhamah Kubra = Malahim, rangkaian peperangan = PD...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Memanasnya suasan di jalur Gaza antara Palestina dan Israel, terus menjadi perhatian dunia. Banyaknya korban yang berjatuhan baik luka ataupun meninggal...

Sosial Budaya

KUNINGAN (MASS) – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kuningan dan Komisariat Al-Quds turun ke jalan untuk menggalang dana kemanusiaan bagi Palestina. Penggalangan yang...

Ragam

KUNINGAN (Mass) – Sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina, lebih dari seribu siswa dan warga SMK Muhammadiyah 2 Kuningan melancarkan aksi. Mereka menyerukan kemerdekaan...