KUNINGAN (MASS) – Dalam sebulan, puluhan ternak di Desa Bungurberes dan Desa Cilebak Kecamatan Cilebak jadi korban binatang buas, diduga anjing liar atau ajag.
Total 55 ekor ternak yang jadi korban selama kurun waktu sebulan, 43 ekor domba di Desa Bungurberes, serta 12 ekor dari Desa Cilebak.
Terakhir kejadian dilaporkan hari ini, Selasa (13/1/2026), dimana ditemukan 16 ekor domba yang diduga jadi korban ajag alias anjing liar. Dimana 8 diantaranya mati digigit di leher, selebihnya masih hidup.

Tokoh muda asal Bungurberes, yang juga Kabid OK MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan, Wandi atau yang akrab disapa Bung Rais, mengutarakan kelhawatirannya atas fenomena tersebut.
“Kami khawatir kejadian ini melebar ke kecamatan lain,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Ia kemudian meminta aparat yang berwenang soal fenomena seperti ini, segera bertindak dan antisipasi secepat mungkin sebelum semakin banyak korban. Sejauh ini, warga melakukan antisipasi awal dengan memburu menggunakan alat seadanya.
“Kami minta mungkin dari rekan rekan pemburu bisa membantu masyarakat yang resah atas kejadian ini, atau mungkin dari pihak terkait yang bisa membantu peternak, karena kasian mereka jadi kehilangan ternaknya yang menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan dan hajat mereka,” pintanya. (eki)










