Drama ‘Extra Time’, Gol Bellingham Penyelamat Bawa Inggris Bungkam Norwegia 2-1

AMERIKA (MASS) – Pertandingan sengit di babak perempat final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Inggris lawan Norwegia. Laga hidup mati ini terpaksa berlanjut hingga babak perpanjangan waktu (extra time) setelah kedua tim bermain sama kuat.

Memasuki babak kedua, Norwegia yang awalnya kalah dalam penguasaan bola mulai bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Perubahan strategi ini membuat barisan pertahanan Inggris harus bekerja ekstra keras untuk meredam Norwegia.

Melihat timnya terus ditekan, pelatih Inggris langsung mengambil tindakan dengan menyegarkan lini tengah. Noni Madueke dan Declan Rice ditarik keluar untuk digantikan oleh dua pemain bertipe menyerang, yakni Bukayo Saka dan Eberechi Eze.

Drama besar sempat terjadi pada menit ke-54 ketika pemain Norwegia, Torbjorn Heggem, sukses menggetarkan jala gawang Inggris memanfaatkan bola muntah. Namun, kegembiraan pemain Norwegia usai setelah wasit membatalkan gol itu lewat peninjauan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Terlihat jelas striker Norwegia Erling Haaland terbukti mendorong gelandang Inggris Elliot Anderson hingga terjatuh sebelum gol tercipta. Keputusan tegas wasit ini diterima tanpa adanya protes berlebih dari para pemain Norwegia.

Norwegia kembali menyegarkan lini depan mereka pada menit ke-68 dengan memasukkan talenta muda Oscar Bobb dan Antonio Nusa. Masuknya Nusa langsung menghidupkan serangan Norwegia, bahkan sebuah peluang emas mereka pada menit ke-76 hampir berbuah gol andai tidak membentur mistar gawang.

Inggris yang tidak ingin terus didikte mencoba keluar menyerang dengan mengandalkan tusukan serta umpan silang berbahaya dari Bukayo Saka di sisi sayap. Meskipun kedua tim saling jual beli serangan hingga waktu normal 90 meit usai.

Kebuntuan akhirnya pecah saat babak perpanjangan waktu baru berjalan tiga menit, tepatnya di menit ke-93. Bintang Real Madrid, Jude Bellingham, menjadi pahlawan Inggris setelah menyambar bola muntah hasil tepisan kiper Orjan Nyland, sekaligus mengunci kemenangan dramatis Inggris menjadi 2-1. (raqib)