KUNINGAN (MASS) – Atap rumah milik Sahroni (68), warga Blok Kauman Dusun Manis Desa Ancaran Kecamatan Kuningan, ambruk pada Sabtu (31/1/2026) kemarin.
Dimana, kayu penyangga atap rumah yang memang sudah lapuk itu, ambruk setelah dihantam hujan berjam-jam. Ambruk atap itu terjadi di beberapa ruangan sekaligus mulai ruang tamu, kamar, kamar mandi, dan dapur.
Tidak hanya itu, ambruknya genteng bagian belakang rumah Sahroni juga menimpa rumah tetangganya yang berada di belakang, Jaelani (60). Atap rumah Sahronu, ambruk ke bagian kamar mandi Jaelani.
Informasi tersebut dirilis Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana S STP, Sabtu (31/1/2026).
“Pada hari Jumat 30 Januari 2026 telah terjadi hujan dengan intensitas sedang dari pukul 02. 00 WIB sampai dengan 05.30 WIB mengakibatkan satu unit rumah yang sudah lapuk mengalami ambruk pada bagian atap kayu dan genteng,” ujarnya.
Untuk sementara, keluarga Sahroni kini harus mengungsi ke rumah Minah (75) yang masih saudara. Rumah Jaelani sendiri masuk kategori rumah tidak layak huni. (eki)







