Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Humas TNGC Ady Sularso. (Foto: eki)

Headline

Disentil KDM, BTNGC Jelaskan Sejarah dan Zonasi Soal Ruang Komersial di Kawasan Hutan

KUNINGAN (MASS) – Humas Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Ady Sularso, angkat bicara perihal sentilan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, terhadap lembaganya soal ruang komersial di kawasan hutan.

Kala diwawancara kuninganmass.com, Senin (12/1/2026) kemarin, Ady Sularso cukup detail menjelaskan awal mula atau sejarah kawasan yang kini dikuasai oleh TNGC.

“Sebelum menjadi atau alih fungsi kawasan TNGC, itu dikelola oleh Perum Perhutani, sebagai hutan produksi. Artinya hutan produksi itu core nya adalah core bisnis,” ujarnya.

Setelah alih fungsi menjadi kawasan konservasi TNGC, jelas Ady, itu membawa konsekuensi, salah satunya tidak lagi adanya pemanfaatan dengan menebang kayu dan sebagainya.

Baca:

Bahkan, jika pada zaman dikuasai Perum Perhutani, akses masyarakat berbasis lahan, dimana mereka diperbolehkan menanam sayuran disela-sela pohon yang ditanam Perhutani, setelah alih fungsi menjadi kawasan TNGC ini, tidak boleh lagi.

“Nah karena alih fungsi dan pemanfaatan berbasis lahan gak boleh, sehingga masyarakat diturunkan, kemudian kita memberi ruang pengelolaan wisata sebagai penggantinya. Itu memang diperkenankan secara aturan karena Taman Nasional ini ada ruang-ruang atau zonasi,” jelasnya.

“Nah Salah satu zonasi untuk pemanfaatan atau mengakomodir alih profesi dari masyarakat menggarap jadi wisata, itu zona pemanfaatan,” imbuhnya lagi,

Dikatakan Ady, pemanfaatan di Taman Nasional ini luasnya hanya 8% dari total luasan TNGC meliputi Kabupaten Kuningan – Majalengka. Dan lagi, jelas TNGC, dari total 8% ini juga belum sampai 50% yang dimanfaatkan untuk aktivitas wisata.

“Pelaku-pelaku wisata yang ada di Kawasan Taman Nasional, (adalah) masyarakat yang menggarap itu saat dikelola Perum Perhutani. Kita pasti akan meminta rekom Kades (yang mengelola wisata). Terkait pelaku wisata di sekitar itu, harapannya itu benar masyarakat desa penyangga (TNGC) yang bersangkutan,” tuturnya.

Selain memastikan penggarap wisata di kawasan TNGC itu adalah warga terdampak alih profesi dari menggarap, dibentuk juga koperasi masyarakat agar mereka punya badan hukum mengajukan ijin pemanfaatan wisata.

Dalam wawancara, Ady juga mengamini masih banyak masyarakat yang menganggap sama bahwa wisata di lereng Gunung Ciremai semua masuk kawasan TNGC.

Padahal, yang di luar kawasan TNGC bukan kewenangan TNGC, perijinannya pun bukan di TNGC. Termasuk wisata yang kini populer di Cisantana, sepetti Arunika dan Botanika, bukanlah di kawasan TNGC.

Adapun wisata-wisata yang masuk zona pemanfaatan di kawasan TNGC, mulai dari Ipukan, Lamping Kidang, Cadas Poleng, Buper Palutungan, Tenjo Laut, hingga Talaga Surian.

“Sisanya di luar kawasan itu bukan kawasan kita, kita itu batas ke dalam,” terangnya. (eki)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, sentil Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) yang membuka ruang-tuang komersil di kawasan hutan....

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sekda Kabupaten Kuningan U Kusmana S Sos M Si, angkat bicara perihal narasi yang berkembang di media sosial, mengenai dugaan ketidakkonsistenan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, menegaskan agar praktik pembalakan liar di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) ditindaklanjuti secara serius...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) menegaskan bahwa aktivitas penanaman kelapa sawit di wilayah Kabupaten Kuningan telah...

Headline

PASAWAHAN (MASS)  – Babinsa Koramil 1514/Pancalang Sertu Joko bersama Polhut TNGC berhasil menyergap kendaraan truk yang membawa sekitar 20 batang kayu Sono Keling di...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Dua Hotel di Kecamatan Cigugur menjadi tempat menikmati malam tahun baru di Kuningan karena dekat dengan kawasan wisata populer. Selama malam...

Bisnis

‎‎KUNINGAN (MASS) – Buat kalian yang masih bingung cari tempat healing akhir pekan yang nyaman, udara sejuk, tapi fasilitasnya tetap on point bareng keluarga?...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Bukan soal LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan), Aliansi Masyarakat Kuningan (ALAMKU), Forkopimda dan Dirut PAM se-wilayah 3 Cirebon serta BBWS melakukan...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi pada momen Natal dan Tahun Baru kali ini adalah Waduk Darma. Di tempat ini,...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Kawasan wisata di kaki Gunung Ciremai masih jadi magnet pengunjung selama libur Natal dan tahun baru ini. Bahkan, satu tempat wisata...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Di balik podium ruang jumpa pers, Senin (23/12/2025), Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Toni Anwar, S.Hut, memaparkan statistik yang...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Banjir yang menimpa sebagian wilayah Cirebon dan diasosiasikan limpahan dari Gunung Ciremai karena berada di hilir/bawah gunung, tidak diamini begitu saja...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah kawasan wisata dan tempat ngopi di wilayah Cisantana, Kabupaten Kuningan, terpantau masih belum ramai dikunjungi wisatawan meski telah memasuki masa...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Cukup dengan bayar 3 ribu rupiah pemandangan eksotis waduk darma bisa dinikmati dari Taman Desa Jagara Kecamatan Darma. Kawasan wisata Waduk...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pengamat kebijakan publik sekaligus warga lereng Gunung Ciremai, H Abidin SE menyayangkan terjadinya banjir besar di Cirebon, yang ditenggarai kiriman dari...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan melaksanakan pemasangan rambu-rambu penunjuk arah objek wisata di sejumlah jalur strategis wilayah Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Anak buah Menteri Kehutanan Republik Indonesia (Menhut RI) Raja Juli Antoni, justru terlihat dalam aksi unjuk rasa ke Balai Taman Nasional...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah massa aksi melakukan unjuk rasa di depan kantor Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNG) Kabupaten Kuningan, Rabu (10/12/2025) siang. Dalam...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Polemik terkait pembukaan jalan yang disebut-sebut menyerupai sirkuit serta penggunaan alat berat di kawasan lereng Gunung Ciremai akhirnya dijawab oleh manajemen...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Kontroversi tentang sumber air AQUA yang disebutkan berasal dari hasil bor, bukan mata air pegunungan terus menuai sorotan. Hal yang mengejutkan...

Wisata

BOGOR (MASS) – Potensi wisata Kabupaten Kuningan jadi salah satu hal yang dibahas dalam kegiatan SILOKA (Silaturahmi Organisasi Ke-Kuninganan) yang digelar oleh Ikatan Pemuda...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Dhea Adilla Noviandasyiam,  mahasiswi Komputer dari salah satu kampus di Kuningan, siap mengukir prestasi di ajang pemilihan Duta GenRe Jawa Barat....

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Tak ada pemenang dalam duel Kabupaten Kuningan Vs Kabupaten Cirebon di gelaran Babak Kualifikasi (BK) Porprov Putra Jawa Barat tahun 2025,...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menyatakan dukungannya terhadap upaya penataan tata kelola pemanfaatan air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipager,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM sempat dijadwalkan mengikuti Rapat Paripurna Hari Jadi Kuningan ke-527 1 September 2025, namun...

Wisata

KUNINGAN (MASS) – Mustofa Abdullah, seorang pelaku industri kreatif film yang berdomisili di Taman Ciharendong Kencana, Cigintung, Kuningan, punya pandangan tersendiri untuk kondisi terkini...