Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Bupati Kuningan datangi Kolam Keramat Cigugur. (Foto: dok Pemda)

Pemerintahan

Datang ke Balong Keramat Cigugur, Bupati Akan Bongkar Penutup Sumur Pasca Mati Massal Ikan Dewa

KUNINGAN (MASS) – Menyusul fenomena kematian ikan dewa di kolam keramat Cigugur, Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung Balong Keramat tersebut, Rabu (4/2/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus menegaskan kehadiran pemerintah daerah dalam penanganannya.

Dian menyampaikan kematian massal ikan dewa itu merupakan kejadian pertama yang terjadi di Balong Keramat Cigugur. Oleh karena itu, Pemkab Kuningan mengambil langkah serius dan komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Hari ini saya datang disini untuk memastikan kaitan fenomena kematian massal ikan dewa. Kami sebetulnya sudah mengambil langkah-langkah, karena memang ini baru pertama kali terjadi,” ujar Dian.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menggelar rapat koordinasi dengan melibatkan Balai Karantina, dokter hewan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUTR, PDAM, PDAU, serta tokoh masyarakat setempat. Hal itu dilakukan agar setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar kajian yang kuat.

Menurutnya, dari sisi diagnosa klinis, ikan-ikan yang mati menunjukkan gejala awal berupa insang dan mulut yang memutih, adanya jamur, sirip yang terlepas, serta kondisi ikan yang lemas dan kehilangan nafsu makan.

Selain itu, berdasarkan kajian awal dari Balai terkait, ditemukan beberapa faktor pendukung yang diduga menjadi penyebab kematian ikan, di antaranya kondisi pH air asamnya mulai tinggi, suhu air yang melebihi rata-rata, serta ketersediaan nutrisi alami yang sangat rendah di dasar kolam.

Faktor lain seperti cuaca ekstrem, pendangkalan kolam, sumur yang ditutup, serta sirkulasi air yang tidak optimal juga diduga ikut memengaruhi terganggunya ekosistem. “Ini bukan satu faktor tunggal, tapi akumulasi dari berbagai persoalan,,” jelasnya.

Sebagai langkah penanganan darurat, pemerintah bersama masyarakat telah melakukan penambahan sirkulasi air menggunakan pompa di empat hingga lima titik. Selain itu, masyarakat juga menebarkan daun kipait atau kenikir yang dinilai mampu membantu menekan tingkat kematian ikan.

Pemerintah daerah saat ini masih menunggu hasil laboratorium yang lebih akurat untuk memastikan penyebab utama kematian ikan. Ke depan, sejumlah langkah lanjutan telah disiapkan, di antaranya pengurasan kolam, pembongkaran sumur yang ditutup, serta koordinasi lebih lanjut dengan PDAM terkait suplai dan sirkulasi air.

Dian menegaskan pemerintah telah hadir dan meminta masyarakat untuk tidak saling menyalahkan antarinstansi. Ia berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran bersama.

“Semua kejadian pasti ada hikmahnya. Mudah-mudahan ke depan Balong Keramat Cigugur bisa kembali berjaya, namun dengan pengelolaan yang lebih hati-hati agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar kondisi tersebut tidak berkembang menjadi wabah penyakit, yang dikhawatirkan akan memperluas dampak dan membutuhkan penanganan yang lebih kompleks. “Semoga kasus ini hanya terjadi di sini dan tidak meluas ke tempat lain,” pungkasnya. (didin)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pagi ini, Rabu (4/2/2026) Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang batu di Desa Cileleuy,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Farmasi dan Kesehatan dan Sains (PK IMM FFKS) Universitas Muhammadiyah Kuningan baru saja melaksanakan kegiatan...

Netizen Mass

‎KUNINGAN (MASS) – Tragedi meninggalnya seorang anak kelas 4 sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang diduga mengalami tekanan karena tidak mampu membeli alat...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Penggunaan teknologi untuk area pertanian, terus didorong oleh Brigade Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan. Teranyat, Diskatan...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Forum Diskusi Waroeng Rakyat kembali menggelar diskusi publik. Berbeda dari biasanya, diskusi teranyar Waroeng Rakyat kali ini menggandeng mahasiswa, BEM Kampus...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Di balik tambang batu Cileuleuy yang kini ditutup, terdapat banyak kisah keluarga penambang batu yang menggantungkan hidup pada aktifitas tersebut. Salah...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Kapten tim futsal SMKN 5 Kuningan, Keisya, berbagi kisah perjuangan saat berhasil membawa timnya meraih gelar juara dalam ajang Kompetisi Futsal...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Cigugur, Aang Taufik, mengungkapkan jumlah kematian ikan dewa di kolam renang Cigugur terus mengalami peningkatan sejak...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Tok! besaran zakat fitrah Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kuningan sebesar 2,5 kilogram beras atau setara Rp35.000 per jiwa....

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Di atas kertas, Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu program paling menjanjikan dalam dunia pendidikan. Gagasannya sederhana, tetapi kuat: memastikan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir di Kabupaten Kuningan mencatatkan angka yang jauh dari target pada tahun 2025. Kasi Perparkiran...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Penerangan jalan di Jalan Eyang Kyai Hasan Maolani atau jalan lingkar timur Kuningan yang menggunakan solar panel, dianggap tidak efektif terutama...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan secara tegas melarang penjualan buku LKS (Lembar Kerja Siswa) di lingkungan sekolah, baik secara...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kanupaten Kuningan, Nuzul Rachdy SE, mengingatkan PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan untuk segera menindaklanjuti SP-3 dari BBWS Cimanuk Cisanggarung....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu, H Nurpan SE M Si, menyayangkan adanya polemik...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Bulan Sya’ban sudah dipenghujung, bulan yang mulia pun akan segera datang yaitu bulan Suci Ramadahan. Perlu adanya persiapan menyambut datang nya...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa membuang makanan dari program MBG, beredar melalui WhatsApp, Selasa (3/2/2026) ini. Dalam video tersebut, siswa...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan menyoroti kualitas air sebagai faktor utama penyebab kematian ratusan ikan dewa yang terjadi di...

Ragam

KUNINGAN(MASS) – Di kawasan objek wisata Cibulan, terdapat daya tarik unik yang menarik perhatian pengunjung, yaitu Ikan Dewa yang terkenal dengan banyak mitos. Berbeda...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dani Abdul Gani M Pd, secara resmi terpilih untuk menahkodai PD PUI (Persatuan Ummat Islam) Kabupaten Kuningan periode 2025-2030. Ketetapan itu...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kejadian pohon tumbang kembali terjadi di Kabupaten Kuningan akibat cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon mahoni tumbang...

Headline

‎KUNINGAN (MASS) – Komisi 2 DPRD Kabupaten Kuningan baru saja menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) sert dinas...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Di tengah tingginya curah hujan dan kelembapan lahan yang berpotensi memicu serangan hama dan penyakit tanaman, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

Desa

‎KUNINGAN (MASS) – Mendukung ekonomi local, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias Dapur MBG Kadugede secara resmi menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putra...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah massa yang mengaku tergabung dalam forum warga Desa Kaduagung Kecamatan Sindangagung kembali mendatangi kantor balai desa, Senin (2/2/2026) pagi ini....