Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Dari Petisi, Penolak Aturan Jaminan Hari Tua Mencapai 379ribuan Orang

KUNINGAN (MASS) – Petisi penolakan terhadap permenaker no 2/2022 muncul di situs change.org, bahkan sampai berita ini ditulis pada Selasa (15/2/2022) sekitar pukul 08.00 WIB, petisi itu sudah ditandatangani 379.933 orang.

Petisi itu, muncul setelah Mentei Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menetapkan aturan pembayaran manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) yang hanya bisa dicairkan pada usia peserta BPJS mencapai 56 tahun.

Dalam petisi itu, dikatakan permen itu mencabut aturan sebelumnya Permen 19/2015 tentang tata cara dan persyaratan manfaat JHT.

Permen saat ini yang diundangkan pada 4 Februari 2022 itu, dalam pasal 3 menyebut manfaat JHT baru bisa diberikan saat peserta masuk masa pensiun, usia 56 tahun.

Dan pada pasal ke-4, aturan itu juga diberlakukan pada peserta yang berhenti bekerja sebelum usia pensiun. Dengan aturan itu, pekerja yang berhenti bekerja karena mengundurkan diri atau PHK, harus menunggu usia 56 tahun terlebih dahulu untuk pencairan.

“Jadi kalao buruh/pekerja di-PHK saat berumur 30 tahun, JHT nya baru bisa diambil di usia 56 tahun, atau 26 tahun setelah di PHK,” tertulis dalam petisi.

Petisi yang dibuat Suhari Ete itu, mempertanyakan peraturan JHT yang dikelola BPJS Tenaga Kerja. Padahal, disebutkan bahwa dana kelolaan BPJS Tenaga Kerja sudah lebih dari Rp 550 Triliyun.

Padahal, lanjutnya dalam narasi tersebut, sebagai pekerja yang di PHK, sangat membutuhkan modal usaha.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di aturan sebeluknya, JHT bisa segera dicairkan 1 bulan setelah masa kontrak atau pengunduran diri secara resmi.

“Karenanya mari kita suarakan bersama-sama untuk tolak dan #BatalkanPermenakerNomor2/2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua,” ajaknya. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru

PD

PKB

Advertisement
Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Business

CILIMUS (MASS) – Pada Jumat (6/5/2022) malam kemarin, Coffee and Resto Saung Tengah Sawah di Desa Linggaindah Kecamayan Cilimus, resmi di-launching secara resmi. Kedai...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan laka lantas di Jalan Baru Lingkar Timur yang melibatkan dua kendaraan, tidak memakan korban jiwa. Hal itu dipastikan Kapolres Kuningan...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Keluarga Alumni Pondok Pesantren Al-Mutawally (KAPPA), menggelar halal bi halal dengan tema “Membangun Ukhuwah Makhluqiyah, Memperkuat Soliditas, Mengasah Solidaritas Alumni” pada...

Religious

MALEBER (MASS) – Sebanyak 285 anak yatim dan dhuafa, mendapatkan santunan dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Hikmatul Islam Desa/Kecamatan Meleber, Sabtu (23/4/2022) kemarin. DKM,...

Advertisement