Coba Atraksi “Debus” Semburan Api, Bensin Malah Menyambar Siswa SD di Cipakem, Kini Dilarikan ke Rumah Sakit

KUNINGAN (MASS) – Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, dilaporkan mengalami luka bakar setelah terkena siraman bensin dalam sebuah insiden yang terjadi saat sejumlah anak mencoba melakukan atraksi menyerupai debus.

Kabarnya, atraksi menyerupai debus itu dilakukan oleh sesama anak, tepatnya pelajar SLTP, Minggu (4/10/2026) lalu. Pelajar SLTP itu mengambil sisa bensik milik operator sound system, yang memang tengah ada hiburan, dan membawa bensin ke lokasi yang cukup jauh, tepat saat korban tengah bermain.

Informasinya, pelajar SLTP itu ingin bertaraksi seperti debus, menyembur api. Tapi bensin malah menyiram ke korban, dan menyusul api. Korban mengalami luka dan dilarikan keluarga ke rumah sakit.

Insiden itu dibenarkan Sekretaris Desa Cipakem, Armansyah. Menurutnya, kejadian tersebut bukan tindakan yang disengaja. Bensin yang digunakan dalam percobaan atraksi secara tidak sengaja mengenai korban.

“Gak sengaja ke siram bensin, anak-anak lagi coba-coba atraksi debus. Metel (malah percikan bensinnya) ke anak,” ujar Armansyah saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).

Akibat kejadian itu, korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Iya, dibantu ke RS. Orang tua pelaku tanggung jawab. Diselesaikan dengan kekeluargaan,” katanya.

Saat ditanya mengenai kondisi dan bagian tubuh korban yang mengalami luka bakar, Armansyah mengaku belum mengetahui secara detail. “Saya detailnya kurang tahu. Di badan saja,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan lebih lanjut mengenai kondisi terkini korban maupun hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit. (didin)