KUNINGAN (MASS) – Sangat prihatin, inilah kondisi rumah salah satu warga di Desa Dukuhdalem, Kecamatan Jepara yang berprofesi sebagai linmas dan pencari rumput pakan ternak kambing. Rumah yang dihuni Sudara seorang pria berusia sekitar 54 tahun bersama dengan dua orang anaknya, tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni.
Dalam kunjungan tim Kuninganmass.com pada Senin (16/2/2026) Sudara, yang bekerja sebagai anggota Linmas dan pencari rumput untuk pakan kambing ini sehari-harinya berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan dua orang anaknya.
“Sehari hari ya ada kadang dapet uang dari jualan es kelapa, juga ngarit dan dari linmas buat tambah-tambah,” tuturnya.
Saat kuninganmass.com mendatangi kediamannya, terlihat jelas rumah yang dihuni Sudara jauh dari kata layak. Istrinya telah meninggal beberapa tahun yang lalu, sehingga ia harus mengurus anak-anaknya seorang diri dalam keadaan ekonomi yang sulit.
“Istri udah meninggal sekitar 3/4 tahun lalu ya tinggal disini sama dua anak saya, tapi yang satu ya suka kesana-kesini gitu lah,” jelasnya.
Kondisi bangunan yang beralaskan tanah dan atap yang langsung dengan genteng ini sangat tidak nyaman untuk ditinggali. Belum lagi, kamar mandi yang terbuka menambah keprihatinan akan sangat minimnya privasi dan fasilitas yang ada.
Dalam setiap harinya, Sudara berusaha mencari rumput untuk makanan kambing milik titipan dari desa sebagai mata pencaharian. Semangat juang yang tinggi ini membuatnya terus berusaha meskipun kondisi sangat sulit.
“Saya harus mencari makanan untuk kambing dan juga untuk keluarga, kadang ya cape tapi kan ngga ada pilihan lain,” ujarnya.
Penghasilan Sudara dari mencarikan rumput tidaklah besar, namun ia tetap berusaha keras untuk memberi anak-anaknya kehidupan. Ia berharap pihak terkait dapat memberi perhatian kepada dirinya dalam bentuk apapun.
“Mudah mudahan ini kamar mandi yang tertutup, atap yang ya ada penutup plafonnya sama bawah kalau ada keramik, atau minimal di plester,” harapnya. (raqib)











