Regulasi Berubah, Tanggung Jawab Jangan Bergeser: Bagaimana Standar Pengelolaan Obat dalam Peraturan BPOM 2026?

KUNINGAN (MASS) – Perubahan regulasi di bidang kesehatan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan masyarakat. Namun, setiap perubahan kebijakan perlu diuji bukan hanya dari sisi kemudahan pelaksanaan, tetapi juga dari sisi perlindungan masyarakat. Hal inilah yang menjadi perhatian dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 5 Tahun 2026, khususnya … Baca Selengkapnya

Kemudahan yang Tetap Membutuhkan Pengawasan

KUNINGAN (MASS) – Kemudahan memperoleh obat merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, terutama ketika mengalami keluhan ringan seperti sakit kepala, demam, atau batuk. Selama ini, apotek dan toko obat menjadi tempat yang umum dituju. Namun, melalui Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (PerBPOM) Nomor 5 Tahun 2026, pengelolaan obat di fasilitas lain, termasuk hypermarket, supermarket, dan … Baca Selengkapnya

Obat Kini Lebih Mudah Dibeli di Minimarket, Bagaimana dengan Keselamatan Masyarakat?

KUNINGAN (MASS) – Kemudahan masyarakat dalam memperoleh obat kini menjadi perhatian dalam dunia kefarmasian Indonesia. Melalui Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (PerBPOM) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pengawasan Pengelolaan Obat dan Bahan Obat di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian dan Fasilitas Lain, distribusi obat bebas dan obat bebas terbatas diatur agar dapat dilakukan melalui fasilitas lain, … Baca Selengkapnya

“Pah… Mah… Kenapa Kalian Jadi Tak Kelihatan?”

KUNINGAN (MASS) – Pertanyaan diatas memang hanya kalimat imajiner. Tapi mungkin itulah yang akan dikatakan Guntur Rizki Apdilah dan Shintia Mega Rahayu, jika saja saat usia 1 tahun mereka sudah mengerti kata-kata. Guntur dan Mega adalah kakak beradik asal Dusun Manis RT 01/RW 01 Desa Pakembangan Kecamatan Garawangi. Guntur kini berusia 7 tahun. Sementara sang … Baca Selengkapnya

Pentingnya Pengawasan Pengelolaan Obat Pascabatas Penyesuaian Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026

KUNINGAN (MASS) – Pengawasan pengelolaan obat menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keamanan masyarakat sebagai pengguna obat. Terbitnya Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pengawasan Pengelolaan Obat dan Bahan Obat di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian dan Fasilitas Lain menjadi langkah untuk memperjelas ketentuan pengelolaan obat, termasuk di hypermarket, supermarket, … Baca Selengkapnya

Menggugat Pasal 9 BPOM: Siapa yang Bertanggung Jawab Ketika Obat dari Minimarket Bermasalah dan Konsumen Harus Mencari Perlindungan?

KUNINGAN (MASS) – Mengapa toko obat harus memiliki penanggung jawab tenaga vokasi farmasi, sementara minimarket dapat menempatkan tenaga pendukung atau penunjang kesehatan bersertifikat pelatihan? Pertanyaan ini layak diajukan ketika membaca Pasal 8 dan Pasal 9 Peraturan BPOM Nomor 5 Tahun 2026. Keduanya mengatur pengelolaan obat, tetapi menetapkan persyaratan penanggung jawab yang berbeda. Sebagai mahasiswa Farmasi … Baca Selengkapnya

Kuningan Catat 3.800 Kasus Katarak, Baru 1.381 yang Berhasil Operasi

KUNINGAN (MASS) – Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata melalui pemeriksaan dan deteksi dini secara berkala. Menurutnya, skrining mata menjadi langkah penting untuk mencegah gangguan penglihatan yang dapat berdampak terhadap kualitas hidup, pendidikan, hingga produktivitas masyarakat. Ajakan itu disampaikan Tuti saat memberikan sambutan pada Peringatan World Sight Day … Baca Selengkapnya

Tantangan Pengawasan Obat Bebas dan Prekursor Farmasi dalam PerBPOM Nomor 5 Tahun 2026.

KUNINGAN (MASS) – Terbitnya Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pengawasan Pengelolaan Obat dan Bahan Obat di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian dan Fasilitas Lain menjadi perhatian dalam dunia kefarmasian. Regulasi yang diundangkan pada 6 April 2026 ini mengatur pengelolaan obat, termasuk di hypermarket, supermarket, dan minimarket, dengan tujuan memperkuat pengawasan … Baca Selengkapnya

Rekapitulasi Data Catat 447 Kasus Stunting, GARPUDI Minta Penguatan Intervensi Gizi Harus Jadi Perhatian Pemerintah

KUNINGAN (MASS) – Stunting masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan berkelanjutan. Berdasarkan rekapitulasi data, tercatat 447 kasus bayi alami stunting dari total 2.253 data yang dihimpun.  Selain stunting, rekapitulasi tersebut mencatat 91 kasus wasting atau kondisi berat badan yang terlalu rendah dibandingkan tinggi badan, serta 252 kasus underweight atau berat … Baca Selengkapnya

Hari Penglihatan Sedunia 2026, Kuningan Perkuat Skrining Mata untuk Anak dan Lansia

KUNINGAN (MASS) – Deteksi dini gangguan penglihatan menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia). Melalui peringatan Hari Penglihatan Sedunia tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan mendorong penguatan skrining mata, edukasi kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor guna mencegah gangguan penglihatan sejak dini. Kegiatan yang mengusung … Baca Selengkapnya