Pembahasan Pansus TNGC Dibatasi

KUNINGAN (MASS) – Guna mewaspadai Virus Corona, DPRD Kuningan akan membatasi kegiatan-kegiatan kedewanan, termasuk Pansus Evaluasi TNGC (Taman Nasional Gunung Ciremai). Pansus tersebut hanya boleh melakukan pembahasan secara internal tanpa mengundang stakeholder. “Sesuai himbauan presiden dan gubernur, saya intruksikan kegiatan di dewan dibatasi untuk tidak mengundang stakeholder termasuk pansus. Pansus hanya boleh melakukan secara internal … Baca Selengkapnya

Presiden Saja Dievaluasi, Balai TNGC Juga Perlu

KUNINGAN (MASS) – Evaluasi TNGC (Taman Nasional Gunung Ciremai) lewat pembentukan Pansus (Panitia Khusus) di DPRD, hendaknya tidak disikapi secara apriori. Sebab siapapun dan apapun, untuk sebuah perbaikan perlu dilakukan evaluasi secara periodik. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy SE kepada kuninganmass.com, Senin (16/3/2020). “Hendaknya masyarakat tidak apriori terhadap pansus atau evaluasi. Karena … Baca Selengkapnya

Demo Dilarang, Bagaimana Jumatan?

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan H Acep Purnama dengan Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik sepakat semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang akan dilarang, baik itu kegiatan musik, olah raga hingga aksi demo. “Pokoknya dilarang untuk mengantisipasi menyebarkanya virus corona. Langkah ini diambil oleh pemerintah untuk melindungi warganya,” ujar Acep, pada saat acara jumpa … Baca Selengkapnya

Empat Warga Ciporang Masuk Dalam Pemantauan

MALEBER (MASS)- Pihak Dinas Kesehatan Kuningan menetapkan empat warga Desa Ciporang Kecamatan Maleber masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP). Hal tersebut karena orang tersebut iikut berinterkasi ketika menjenguk almarhum Darja yang merupakan pasien diduga positif corona. “Yang empat orang dalam pengawasan kita selama 14 hari. Mereka tidak dirawat hanya dipantau saja. Kalau tidak ada gejala … Baca Selengkapnya

Mulai Besok Waduk Darma Tutup

KUNINGAN (MASS) – Selain meliburkan para siswa selama dua minggu dan melaksanakan KBM di rumah, bupati juga akan menutup objek wisata yang ada di Kuningan. “Objek wisata milik Pemkab Kuningan akan ditutup hingga waktu yang tidak ditentukan,” ujar Bupati Acep Purnama pada saat jumpa pers di Pendopo Kuningan, Senin (16/3/2020). Untuk penutupan tempat objek wisata … Baca Selengkapnya

Polisi Buru Penyebar Hoax

80KUNINGAN (MASS)- Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik mengaku tengah memburu pelaku penyebar pesan corona Maleber. Sebab, informasi itu adalah hoax. “Saya sudah memperintahkan Kasat Reskrim untuk memburu pelaku yang pertama menyebar pesan hoax itu,” ujar Lukman usai jumpa pers di Pendopo Kuningan Kuningan bersama Bupati dan Dandim, Senin (16/3/2020). Ia mengatakan, terkait berita … Baca Selengkapnya

Terkait Info yang Menyebar di Medsos, Kepala Puskesmas Maleber Berikan Keterangan

KUNINGAN (MASS)- Ditengah wabah virus corona yang terus menyebar, Senin (16/3/2020) pagi Warga Kuningan dikejutkan dengan beredarnya info yang menyebutkan Maleber Waspada Corona. Pada pesan berantai melalui medsos itu membuat warga Kuningan panik. Menyikapi hal itu Kepala UPT Puskesmas Maleber  Ilah Lilahsah SST angkat bicara. Menurut dia, informasi yang sebenarnya tidak seperti itu. Tidak ada … Baca Selengkapnya

Akhirnya Bupati Kuningan Putusakan Siswa Belajar di Rumah, Berikut Isi Suratnya

KUNINGAN (MASS)- Meski di beberapa di wilayah lain di Jabar sudah meliburkan siswa dan melaksanakan proses belajar di rumah mulai tangga.16-29 Maret 2020 sesuai dengan instruksi Gubernur Jabar, ternyata di wilayah Kabupaten Kuningan keputusan tersebut baru diambil pada Selasa (17/3/2020). Hal itu sesuaai dengan Surat Edaran  Bupat Kuningan  Nomor: 445/9CA/Drdikbud Tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus … Baca Selengkapnya

Pelaku yang Sebar Foto 2 Pasien Corona di RS Linggarjati Bisa Kena UU ITE

KUNINGAN (MASS)- Meski pihak RSUD Linggarjati sudah memberikan keterangan terkait pasien suspect corana satu orang. Namun, beredar foto di masyarakat bahwa ada dua orang yang terkena virus corona. Hal ini tentu membuat pihak RSUD berang karena informasi itu hoax. Atas kejadian itu pihak meminta warga harus lebih hati-hati memberikan menyebar informasi. baca berita sebelumnya:https://kuninganmass.com/government/satu-warga-kuningan-suspect-corona-pasien-langsung-di-rujuk-ke-rsud-indramayu/ “Kalau … Baca Selengkapnya

Disdikbud Kuningan Tunggu Keputusan Bupati

KUNINGAN (MASS) – Meski Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan kegiatan belajar mengajar di wilayah Jabar diliburkan selama 2 minggu atau terhitung dari 16-29 Maret 2020. Namun, Disdikbud Kuningan belum mengambil keputusan. “Untuk  Kuningan sampai tadi malam rapat belum ada kebijakan meliburkan siswa. Sakola masih berjalan sapertos biasa,” ujar Kadisdikbud Kuningan Drs H  Uca Somantri MSi, … Baca Selengkapnya