Kopi Luak Keluar Api, Diuji Coba Mahasiswa

KUNINGAN (MASS) – Terkait seseorang yang menaburi Luak White Koffie yang membuat api besar dalam sebuah vidio yang diunggah di berbagai media sosial, rupanya benar adanya. Hal ini, dibuktikan oleh beberapa mahasiswa Unisa di depan warung halaman kampusnya, Sabtu (29/9/3018). Pada saat itu, mahasiswa yang melakukan uji coba yang sama adalah Joddy Agustian dan Reza … Baca Selengkapnya

60 Persen Pelanggan PSK Adalah Pria Beristri

KUNINGAN (MASS) – Fasilitator Nasional Sri Maryati mengungkapkan fakta bahwa pelanggan PSK selama ini 60 persen dalah pria beristri. Ia juga mengungkapkan 1 pekerja seks dalam sehari bisa melayani lima pelanggan. Hal ini diungkapkan oleh Sri pada acara sosialisasi HIV/AIDS kepada Kepala Desa, Kepala Kelurahan dan Kasi Kesra se-Kabupaten Kuningan di Restoran Lembah Ciremai Rabu … Baca Selengkapnya

Pasokan Kondom untuk Dibagikan ke PSK Ternyata Sudah Distop Sejak Maret

KUNINGAN (MASS) – Ternyata sejak bulan Maret pasokan kondom dari KPA Pusat distop. Untuk pengadaaan alat kontrasepsi itu menjadi tanggungjawab Pemkab Kuningan. Namun karena tidak dianggarkan sehingga tidak ada pemberian kondom kepada PSK. Kondom itu diberikan kepada PSK agar ketika mau melayani pelanggan mereka terlindungi dari penularan penyakit. “Sekarang para PSK membeli sendiri kondom dan … Baca Selengkapnya

Enam Bulan Penderita HIV/AIDS Bertambah 41 Orang, Kades Dikumpulkan

KUNINGAN (MASS)- Jumlah penderita HIV dan AIDS di Kabupaten Kuningan setiap bulan terus meningkat. Pada semester satu tahun 2018 sudah bertambah 41 orang. Jumlah itu dengan rincian 20 HIV dan 21 AIDS. Apabila dijumlah dari sejak pertama kali ditemukan di Kuningan pada tahun 2004 maka totalnya adalah 385 orang. Dari data Bagian Kesra Setda Kuningan … Baca Selengkapnya

“Bukan Menolak Pasien Jamkesmas, Sudah Ditangani Kok”

KUNINGAN (MASS) – Insiden marahnya Ketua DPRD Kuningan Rana Suparman SSos terkait pasien jamkesmas yang dianggap ditolak, mendapat penjelasan dari Kabid Pelayanan RSUD 45, dr Deki Syaefullah. Ia menegaskan, pihak rumah sakit telah memberikan pelayanan sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur). “Ceritanya begini, pasien itu dirujuk dari Puksesmas Talaga ke RS Juanda akibat kecelakaan kerja. … Baca Selengkapnya

5 Tokoh Mendapatkan Penghargaan dari PWI

KUNINGAN (MASS) – Lima tokoh daerah Kuningan mendapatkan penghargaan dari PWI Kuningan. Penghargaan itu diserahkan pada acara Jalan Santai Ceria IV sekaligus Lomba Pacuan Kuda Tradisional. Kelima tokoh yang menerima penghargaan tersebut adalah Bupati H Acep Purnama sebagai Bupati Responsif atas kebijakan, kepedulian dan persoalan warga Kuningan. Kedua, Hj Heni Susilawati SSos MM, Ketua KPU … Baca Selengkapnya

Sikap Bupati Acep Disesalkan

KUNINGAN (MASS) – Pernyataan Bupati H Acep Purnama MH atas peristiwa pasien Jamkesmas di RSUD 45, disesalkan keluarga pasien. Mestinya bupati mengapresiasi apa yang telah dilakukan Ketua DPRD Rana Suparman, bukan malah sebaliknya. Ungkapan ini diutarakan Tati Suhati, ibu dari pasien yang menderita patah tulang rusuk. Menurutnya, pernyataan Acep seperti itu mestinya tidak layak dilontarkan … Baca Selengkapnya

Soal Pasien Jamkesmas Ditolak, Rana-Acep Beda Pendapat

KUNINGAN (MASS) – Adanya pasien Jamkesmas, Eri Kuseri, warga Desa Ciherang Kecamatan Kadugede yang diduga ditolak RSUD 45, membuat marah besar Ketua DPRD Rana Suparman SSos. Justru di tempat lain Bupati H Acep Purnama MH meminta tidak usah marah. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (12/9/2018) malam. Eri yang menderita patah tulang rusuk diduga diabaikan oleh … Baca Selengkapnya

Arya Permana Adakan Pengobatan Gratis Lansia

KUNINGAN (MASS) – Peringatan HUT RI ke 73 dimanfaatkan oleh Ketua Dewan Pembina Amanah Center, Arya Permana Graha untuk berbakti sosial. Pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia dilaksanakan olehnya di Lingkungan Pasapen 1 RT 1 dan RT 2 Kelurahan Kuningan. Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut diikuti tidak kurang dari 120 orang. “Kegiatan ini diadakan spontanitas untuk mengisi … Baca Selengkapnya

Ingat! Jangan Gunakan Kresek Hitam untuk Wadah Daging Kurban

KUNINGAN (MASS)- Kepala Dinas Kesehatan Kuningan Raji K Sarji MKes mengingatkan, kepada warga Kuningan yang melakukan kurban untuk tidak menggunakan kresek hitam sebagai wadah daging kurban. Pasalnya, kresek hitam sangat berbahaya untuk dijadikan bungkus karena menggandung zat berbahaya. “Kami selalu mengingatkan kepada warga tentang larangan itu terlebih saaat ini mau kurban. Plastik hitam merupakan plastik … Baca Selengkapnya