KUNINGAN (MASS) – Turnamen Bupati Cup 2026 resmi bergulir setelah dibuka di Stadion Mashud Wisnusaputra, Sabtu (1/8/2026). Ajang ini diharapkan menjadi wadah lahirnya bibit-bibit pesepak bola berbakat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kuningan.
Ketua Panitia Pelaksana, Ayep Setiawan, mengatakan Bupati Cup merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap perkembangan sepak bola daerah.
Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi ajang pembinaan pemain muda yang nantinya bisa berkembang ke level yang lebih tinggi.
“Melalui Bupati Cup ini kami berharap lahir talenta-talenta muda dari desa dan kecamatan. Ini bentuk kecintaan pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya di bidang sepak bola,” ujar Ayep kepada Kuninganmass.com di sela-sela opening ceremony.
Ia menilai keberhasilan Pesik Kuningan promosi ke Liga 3 harus menjadi motivasi bagi pemain-pemain muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani bersaing di level yang lebih tinggi.
“Berharap dengan Bupati Cup ini bisa melarikan talenta muda khususnya di tingkat desa kecamatan apalagi dengan prestasi yang luar biasa Pesik Kuningan lolos ke Liga 3,” tandasnya.
Untuk memacu semangat peserta, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp25 juta. Juara pertama akan menerima hadiah Rp10 juta, juara kedua Rp7 juta, juara ketiga Rp5 juta, dan juara keempat Rp3 juta.
“Untuk total hadiah sendiri trophy untuk juara 1 itu 10 juta yang kedua 7 juta yang ketiga, 5 juta yang keempat 3 juta, jadi total 25 juta,” paparnya.
Ayep menegaskan seluruh hadiah yang disediakan berasal dari sponsor dan bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, seluruh peserta yang tampil merupakan putra daerah dari masing-masing kecamatan tanpa menggunakan pemain asing.
“Ini non APBD, dari sponsor dan tidak ada pemain asing, para pemain ini merupakan putra daerah dari masing-masing kecamatan,” pungkasnya. (raqib)