KUNINGAN (MASS) – Jalur menuju kawasan wisata Cilengkrang, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Ciremai jadi salah satu favorit hiking di momen Nataru. Sayangnya, belakangan ini banyak wisatawan yang mengeluhkan aliran kohe atau kotoran hewan yang berbau tidak sedap di sepanjang jalan menuju tempat wisata tersebut.
Aliran kotoran ini cukup mengganggu kenyamanan para pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam Cilengkrang. Salah satu pengelola tempat wisata Soleh menjelaskan sumber kotoran tersebut berasal dari peternakan sapi yang berada di wilayah Palutungan.
“Iya sekarang itu emang ada buangan kohe yang kebawa aliran air hujan ke jalur jadi ya lumayan bau,” tuturnya, pada Minggu (4/1/2026).
Para wisatawan yang berkunjung seperti Syifa merasa resah dengan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan kedatangannya untuk merasakan kesegaran alam gunung ciremai, namun malah terganggu oleh insiden tersebut.
“Saya datang ke Cilengkrang kan buat nikmatin udara segar dan keindahan alam. Tapi malah ada bau tidak sedap dari aliran kohe,” tandasnya.
Kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian dari pemerintah dan pihak pengelola untuk menjaga kebersihan dan keindahan kawasan wisata. Dengan adanya kejadian ini, Syifa berharap agar pihak terkait segera menindaklanjuti masalah ini.
“Saya berharap ada solusi supaya kawasan wisata ini kembali bersih dan nyaman. Kami ingin menikmati kebahagiaan di alam tanpa terganggu oleh bau yang mengganggu,” pungkasnya. (raqib)








