Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Business

Buka dengan Konsep Baru, Parabox Beach : Pantai di Tengah Kota

KUNINGAN (MASS) – Buka sejak 2019 lalu, Parabox memang dikenal karena idenya yang berbeda dengan kedai lainnya yang ada di Kuningan, mengusung konsep outdoor. Salah satu kedai yang hits untuk nongkrong.

Setelah lika-liku PPKM kemarin, Parabox terlihat tutup untuk beberapa saat. Ternyata tidak sepenuhnya, tapi mempersiapkan kehadirannya dengan konsep yang baru, pantai.

Parabox Beach. Resmi dibuka dan beroperasi, Soft Opening, sejak Sabtu (13/11/2021) malam kemarin, masih di tempat yang sama Jalan Muhammad Hatta sebelah barat bundaran Cijoho.

General Manager Parabox Choki menjelaskan, konsep pantai ini muncul karena Kuningan ini berada di ketinggian.

Orang Kuningan, harus menempuh puluhan kilometer untuk menikmati pasir putih pantai. Jadi, kata Ckoi, kenapa tidak pantainya saja yang dibawa ke Kuningan.

“Butuh waktu beberapa bulan untuk mengubah Kafe Parabox supaya benar-benar memiliki nuansa seperti di pantai. Belasan truk mengangkut pasir putih sungguhan, di sudut-sudut kafe, ornamen-ornamen yang berhubungan dengan pantai disiapkan,” ujarnya kala diwawancari saat soft opening.

Selain hadir dengan konsep baru, Parabox juga berubah dari yang tadinya sekedar kedai, menjadi Caffe and Resto dengan jam operasional mulai dari pukul 11.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB malam. Penyegaran konsep dan menejemen ini pun, diimbangi dengan koki yang disebut Choki sangat professional dan lebih beragam.

“Semua menu yang disediakan Parabox dijamin akan memanjakan lidah para pengunjung. Beberapa menu baru juga telah disiapkan,” jelasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, menu-menu khas pantai kini punya porsinya tersendiri. Semua dibuat untuk membahagiakan warga Kuningan pada khususnya dan warga sekitar Kuningan pada umumnya.

Parabox saat ini, memang hadir dengan konsep serba pantai. Masih dengan box untuk bangunan utama, tapi dengan pernak-pernik khas pantai. Di area terbuka, jika dulu adalah ruput sintesis kini serba pasir lengkap dengan tempat berteduh.

Masih seperti dulu, tetap ada konsep live music. Selain tempatnya yang serba pantai, para pelayan juga berpenampilan seolah di pantai. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

PD

PKB

Advertisement
Advertisement

Bank Kuningan

Advertisement

You May Also Like

Business

CILIMUS (MASS) – Pada Jumat (6/5/2022) malam kemarin, Coffee and Resto Saung Tengah Sawah di Desa Linggaindah Kecamayan Cilimus, resmi di-launching secara resmi. Kedai...

Incident

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan laka lantas di Jalan Baru Lingkar Timur yang melibatkan dua kendaraan, tidak memakan korban jiwa. Hal itu dipastikan Kapolres Kuningan...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Keluarga Alumni Pondok Pesantren Al-Mutawally (KAPPA), menggelar halal bi halal dengan tema “Membangun Ukhuwah Makhluqiyah, Memperkuat Soliditas, Mengasah Solidaritas Alumni” pada...

Religious

MALEBER (MASS) – Sebanyak 285 anak yatim dan dhuafa, mendapatkan santunan dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Hikmatul Islam Desa/Kecamatan Meleber, Sabtu (23/4/2022) kemarin. DKM,...

Advertisement