Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Bila Pemasukan Waduk Darma Tidak Signifikan Untuk PAD Kuningan, Solusinya Dirapikan Manajemennya Bukan Diambil Alih PemProv JaBar!

KUNINGAN (MASS) – Polemik terkait pengambil alihan pengelolaan waduk Darma Kuningan oleh Pemprov Jawa Barat dari Pemda Kuningan terus bergulir. Muncul 2 kelompok terkait isu tersebut ada yang menolak dan ada pula yang mendukung peralihan pengelolaan tersebut.

Kelompok yang mendukung waduk Darma diambil alih oleh PemProv Jabar adalah kelompok yang memiliki argumentasi bahwa selama dikelola oleh PemDa Kuningan dalam hal ini adalah melalui UPTD Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) maupun Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha (Perumda AU) waduk Darma tidak memberikan sumbangsih yang optimal terhadap PAD Kuningan.

Sebagian besar pemasukan dari Waduk Darma terpakai untuk operasional Waduk Darma termasuk untuk menggaji orang orang yang mengelola waduk Darma. Selama kurang lebih 11 tahun waduk Darma hanya menyumbang kepada PAD Kuningan sebesar 16 Milyar. Angka yang dianggap sangat kecil sekali.

Di satu sisi pandangan yang setuju waduk Darma dikelola oleh Pemprov Jawa Barat dengan alasan tidak signifikan nya pemasukan dari waduk Darma untuk PAD Kuningan bisa difahami. Namun tentunya bukan alasan yang tepat jika karena kecilnya pemasukan lalu waduk Darma diserahkan kepada Pemprov Jawa Barat. Bukankah PemKab Kuningan justru saat ini sedang berusaha keras untuk menambah pemasukan agar kasus gagal bayar yang terjadi tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Disini kita perlu melihat juga pandangan yang menolak peralihan pengelolaan Waduk Darma dari PemKab Kuningan kepada Pemprov Jawa Barat karena dengan peralihan tersebut pemasukan dari waduk Darma yang nilainya masih kecil tersebut justru menjadi hilang sama sekali.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dan menurut pandangan kami dari dua pendapat yang muncul tersebut baik yang pro maupun yang kontra tersebut maka jalan tengahnya adalah Waduk Darma secara pengelolaannya tetap berada di bawah PemKab Kuningan namun menajemen pengelolaan nya mesti dievaluasi dan diperbaiki. Hal ini menjadi penting karena parameter dari keberhasilan pengeleloaan adalah meningkatnya PAD Kuningan yang berasal dari Waduk Darma.

Pengelola waduk Darma diberi time limit untuk dapat menunjukkan kinerja nya misal diberi waktu selama 2 tahun atau 3 tahun dan dimana setiap 6 bulan di evaluasi oleh tim khusus yang terdiri dari utusan Pemprov Jabar dan dari Pemda Kuningan sendiri. Pengelola waduk Darma pun tidak dilepas begitu saja tapi dibina agar pengelola waduk Darma dapat bekerja secara optimal dan transparan secara manajemen keuangan agar hasil yang di dapat kan oleh waduk Darma dapat optimal bagi pemasukan PAD Kuningan dan dapat dirasakan juga oleh warga Kuningan dalam bentuk fasilitas dan pembangunan di Kuningan.

Achmad Nur Hidayat | Pakar Kebijakan Publik Nasional Asal Kuningan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Social Culture

KUNINGAN (MASS) – Dihadiri perwakilan berbagai elemen/komunitas, Relawan Gerakan KITA kembali menggelar acara halal bihalal rutinnya di Kawasan Wisata Waduk Darma, Kuningan, Sabtu (22/06/2024)....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kabar duka menyelimuti warga Desa Jagara Kecamatan Darma. Pasalnya, salah satu tokoh setempat, mantan kades, ditemukan meninggal pada Kamis (6/6/2024) malam....

Anything

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Peternakan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar aksi Garpusendok, Gerakan Penanggulangan...

Sport

KUNINGAN (MASS) – Cycling De Jabar kembali hadir untuk memamerkan potensi Jawa Barat melalui aktivitas bersepeda. Setelah dalam dua tahun sebelumnya sukses dengan tema...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pembentukan kementerian baru oleh Prabowo Subianto memicu perdebatan di kalangan politik dan publik. Meskipun ada argumen yang mendukung, beberapa alasan kuat...

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Pasca tak lagi mengelola Waduk Darma, PDAU (Perusahaan Daerah Aneka Usaha) diminta kreatif dan inovatif, serta target yang jelas untuk mengembangkan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Waduk Darma diancam disegel oleh desa-desa penyangga pada aksi terakhir di awal Ramadhan ini saat menyuarakan aspirasinya. Nampaknya, desakan itu mulai...

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah massa yang dipimpin 7 kepala desa penyangga Waduk Darma, menggelar aksi dan orasi di objek wisata, Sabtu (16/3/2024) sore. Aksi...

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Pj Bupati Kuningan Drs Dr Raden Iip Hidayat M Pd mengaku pihaknya sudah membentuk tim, merespon adanya informasi mengenai 8 desa...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kekesalan dan kegundahan 8 desa penyangga Waduk Darma nampaknya sudah memuncak. Waduk Darma yang digadang-gadang untuk kesejahteraan warga setempat, tak dirasakan...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Bendahara DPP PPP yang juga saat ini menjabat sebagai stafsus Presiden Bidang Kerjasama, Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan, Arya Permana Graha,...

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Waduk Darma menjadi salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi masyarakat saat sore hari, baik di dalam objek wisatanya atau hanya...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pernyataan tajam dan kontroversial dari Rocky Gerung (RG) tentang Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menjadi sorotan masyarakat. Segelintir orang meminta agar...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Dewan Perwakilan Rakyat telah resmi mensahkan Rancangan Undang-Undang atau RUU Kesehatan menjadi undang-undang kemarin Selasa, 11 Juli 2023 Sidang DPR tersebut...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Komisi Pemberantasan Korupsi memaparkan kajian bahwa ada 5,3 juta ton bijih nikel (nickle ore) telah di ekspor secara ilegal ke China....

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Saat dibacakannya Pandangan Umum (PU) Fraksi Golkar dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan, Kamis (22/6/2023) kemarin, ada beberapa hal yang jadi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Kemudahaan bebas Visa yang awalnya diberikan kepada 11 negara dan tahun 2016 diberikan kepada 169 negara melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra pada selasa (13/6) menyampaikan bahwa Maskapai Garuda Indonesia diminta menyediakan 80 kursi business class buat...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pada hari Jumat 9 Juni 2023 Narasi Institute mengadakan zoominari yang membahas terkait Quo Vadis Keberlanjutan Tata Kelola Pasir Laut dan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Alasan publik harus tolak kebijakan ekspor pasir laut karena dengan ekspor pasir laut tersebut Pemerintah sedang membahayakan ketahanan nasional dan kebijakan...

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Kepala Divisi Pengembangan Destinasi Wisata Jaswita Jabar, Dadi Hedriadi Supangkat membantah kabar pengelolaan obyek wisata Waduk Darma dari PT. Jaswita Jabar...

Netizen Mass

Pesan Tersirat Presiden Merupakan Ancaman Demokrasi KUNINGAN (MASS) – Banyak analis yang mengulas bahwa Penahanan Johnny G Plate juga artinya memberikan sinyal kepada para...

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Duta Bumdes yang juga warga Darma, Dani Nuryadin, mendorong pengelolaan objek wisata yang kini dikuasakan ke Jaswita Jawa Barat, bisa bekerjasama...

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Pada moment libur lebaran kemarin, Objek Wisata Waduk Darma jadi salah satu wisata yang kunjungan wisatanya terbanyak se-Kabupaten Kuningan. Hal itu...

Government

KUNINGAN (MASS) – Pengelolaan Objek Waduk Darma, berpindah dari Perumda AU (Perusahaan Daerah Aneka Usaha) Kabupaten Kuningan, ke PT Jaswita (perusahaan daerah) Jawa Barat....

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Pada moment libur Hari Raya Idul Fitri, objek wisata diserbu pengunjung. Hal itu jugalah yang terlihat di Waduk Darma yang kini...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Ada klaim bahwa bahwa Kurs rupiah menguat 129 point di level 14.706 per dollar AS sebagai bentuk respon pasar atas diumumkannya...

Netizen Mass

JAKARTA (MASS) – Reformasi memasuki usia 25 tahun. Perubahan dari rezim otoriter ke rezim reformasi sudah berjalan sejak 1998-2023 tersebut diwarnai banyak warna. Ada...

Advertisement