Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Berpisah 1992, Berkumpul Lagi 2020

GARUT (MASS)- Masa sekolah adalah masa paling indah terutama pada momen sekolah dasar. Kepolosan pada masa itu benar-benar sangat berkesan.

Semua kenangan akan tersimpan di memori, baik itu yang menyenangkan maupun menyedihkan.

Hal ini pun dirasakan oleh para alumni SDN Sukasari (SDN Wangun Jaya 3) Desa Wangunjaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut.

Adanya teknologi ternyata membuat yang jauh bisa terasa dekat dan juga yang terpisah bisa dipertemukan meski hanya dalam dunia maya.

Alumni 92 itu bisa berkumpul melalui grup WA dan akhirnya pada  Minggu 14 Oktober 2020, sebanyak 10 orang bisa melakukan reuni kecil-kecilan di rumah Ari Rahmayati di Kampung Cilengkeng Desa Wangunjaya.

Kala itu yang hadir Ari, Cecep, Budiyana, Yayat, Wawan, Mena, Yuli, Diah, Kokom, dan Isah. Wajah senang mereka sangat terlihat dari foto-foto yang dibagikan di grup.

Rasa kangen 28 tahun tidak berjumpa benar-benar bisa terobati. Semua tidak menyangka ketika berpisah masih “culun” dan kini ketika bertemu menjadi sosok seorang ibu dan ayah dengan kondisi fisik yang pasti berubah.

Saya sendiri sekarang tinggal di Kabupaten Kuningan hanya bisa silaturahmi melalui video call. Tapi hal itu minimal bisa mengobati rasa rindu puluhan  tahun tidak bertemu.

Saya tidak sendiri bersilaturahmi di udara, Ada Ridwan “Bangir”. Saya masih ingat dengan sahabatku  yang hidung mancung dan kulit putih itu.

Kala itu ia memberikan cincin dengan batu warna merah. Benar-benar bahagia. Entah ia masih ingat atau tidak.

Namun, yang pasti kini kawanku  itu ada di Ranah Minang tepatnya di Kabupaten Dharmasraya dan sudah menetap (selamat kawan).

Satu lagi teman alumni namanya Opik. Kala itu potongan  rambutnya mirip Presiden SBY selalu rapih. Yang diingat dari kawankun ini adalah sering “ngajajanan” (nuhun bro semoga tambah sukses aamiin).

Sedang satu lagi adalah Nenk Rosi. Yang ada di memori saya rambutnya di ”bob” sebahu. Awalnya saya tidak ngeh itu adalah si neng yang judes waktu SD.

Namanya akunnya sempat muncul diberanda FB saya dan juga ada di FB Cecep (Gang ABC). Ternyata dia menyampa dan langsung seketika memori terbuka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara itu kawanku yang 10 orang selain menyantap hidangan juga terus berbagi foto selfie. Ada dua kawanku yang dulu membentuk Gang ABC (Agus, Budiyana, Cecep).

Sohibku itu tidak berubah dari dulu dan terkenal memang “riweh”. Mereka terus mengajaku untuk pulang ke kampung karena ingin melepas rindu.(Kalau menceritakan kisah Gang ABC Drama Korea pun lewat saking menguras emosi).

Dari 10 yang hadir, ada yang namanya Yayat Hidayat. Ia dulu lawan berkelahi saya. Kalau inget selalu pingin ngakak.

Apalagi sekarang mukanya mirip vokalis Kangen Band (Andika Bambang Tampan). Selalu sehat kawan, lupakan masa lalu tatap masa depan (ha ha ha ga nyambung).  

Terpisah, Mena Dewi Lestari, Ari, Diah, Yuli dan Isah hanya tersenyum ketika sama-sama bisa bertatap muka via vc. Semua bayangan ketika masa kecil kembali muncul.

Terimakasih kawan membuatku bisa bahagia mengenang masa lalu. Tak penting kamu sekarang sukses atau lebih segalanya.

Bagi saya, kita pernah sama-sama menggunakan baju putih merah. Semoga selalu sehat kawan!(agus mustawan)

Daftar Alumni 92

1. Agus mustawan

2. Ari Rachmayati

3. Ujang Budiyana

4. Diyah Sadiyah

5. Neng Rosiyanti

6. Mena Dewi Lestari

7. Peti Sopiyati

Advertisement. Scroll to continue reading.

8. Dikdik

9. Ayi /Siti Nurjanah

10. Tuti

11. Yayat (Mirip Vokalis Kangen Band)

12. Andri

13. Wawan

14. Nurjanah

15. Dede

16. Opik

17. Aam

18. Wahyu

19. Iwan

20. Een

21. Lala

22. Isah

Advertisement. Scroll to continue reading.

23. Dadang

24. Atang

25. Kokom

26. Enda Kusmana

Advertisement
Advertisement
Advertisement

PD

PKB

PAN

BNNK

P3MI

Bappenda

Uniku

Bank Kuningan

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS)- Kades Cisantana Murad SAg membantah pelaku yang melahirkan dan membekap bayi adalah warga Desa Cisantana Kecamatan Cigugur. Orang tua pelaku hanya mengontrak...

Advertisement