Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Beli Kavling Di Garawangi, Basir Merasa Ditipu Puluhan Juta

KUNINGAN (MASS) – Niat hati Basir Abdul Rohman membeli kavling tanah di Garawangi pada salah satu perusahaan yang sudah berbentuk PT pada tahun 2020 lalu, belum berbuah manis. Bahkan, hingga kini masih belum ada titik terang.

Pasalnya, dari pengakuan Basir, uang sebesar Rp 40 juta yang sudah dibayarkannya sebagai DP ke perusahaan yang berpusat di Cirebon itu, ‘boncos’.

Bukan hanya milik Basir, sang kakak pun demikian, DP yang masuk Rp35 juta, belum ada kejelasan hingga sekarang.

Pada kuninganmass.com, lelaki asal Awirarangan itu menceritakan kronologis pembelian kavling tanah tersebut.

Pada Juli 2020 itu, dirinya merasa tertarik adanya iklan yang beredar tentang tanah disana.

Pada Juli itu, dirinya ditemani marketing perusahaan melakukan survey lahan. Dan setelah semuanya dianggap cocok, termasuk letak kavling dan harga.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada bulan itu juga, dibayarkan booking nomer kavling sebesar Rp2 juta, dan bulan Agustus membayar DP sebesar Rp38 juta, dengan jangka pelunasan 10 bulan.

“Tapi pas awal bulan, kita dapet pemberitahuan kalo sedang ada ketidakcocokan harga antara perusahaan, perantara dan pemilik lahan,” ujarnya Minggu (9/11/2021) malam.

Pemberitahuan itu, muncul saat dirinya hendak menyetor ansuran. Pembayaran terpaksa ditunda hingga ada kejelasan.

Setelah menunggu, ketidaksesuaian harga masih terjadi. Konsumen, diberi dua pilihan antara pindah kavling atau pengembalian uang.

“Saya pilih pengembalian uang 100%, dijanjikan tanggal 05 Mei akan diberikan, tapi sampe sekarang belum ada,” imbuhnya.

Tak berhenti sampai disitu, setelah di ceknya ke kantor, ternyata sudah tutup. Pegawai yang sempat berkomunikasi dengannya pun, banyak yang sudah resign.

Meski begitu, dirinya tidak menyerah, komunikasi sesama pembeli, dan ke karyawan pun dibangunnya. Hingga waktu itu, pernah juga bertemu dengan direktur perusahaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sayangnya, masih belum ada kejelasan soal pengembalian. Hanya mendapat kabar kalau perusahaan sedang pailit.

Basir mengaku, sebagai warga Negara dirinya juga sudah melapor ke Polres Kuningan.

Pelaporan dilakukan pada 07 Juli 2021. Sudah dilakukan pengundangan olej kepolisian terhadap orang yang terlibat, sayangnya tidak datang.

Laporan yang sudah dilayangkan sejak 4 bulan lalu itu, dirasanya belum ada progress yang signifikan. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PD

PKB

PAM

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Kuningan

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Untuk kesekian kalinya ULP PLN Kuningan kembali melakukan pemeliharaan jaringan listrik dan gardu dibeberapa titik, sehingga pada Kamis (2/12/2021) akan dilakukan...

Culinary

KUNINGAN (MASS) – Tepat pada Rabu 1 Desember 2021 ini, sebuah rumah makan baru saja dibuka di Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang Kuningan. Namanya simpel...

Government

KUNINGAN (MASS)- Gubernur Jabar Selasa (30/11/2021) menetapkan besaran nilai UMK di Provinsi Jawa Barat. Hal itu melalui keputusan  Gubernur Jabar Nomor 561/kep.732-Kesra/2021 Tanggal 30...

Government

KUNINGAN (MASS)- Pasca kenaikan kasus positif covid-19 pada Kamis, kini untuk update tanggal 1 Desember kasus kembali naik dua orang. Tentu harus diwaspadai karena...

Advertisement