Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Government

Awas! Ada Agen Gas Melon Ilegal, Petugas Temukan 1.500 Tabung

KUNINGAN (MASS) – Selain ada agen gas melon resmi, di Kabupaten Kuningan ternyata ada gas 3 Kg ilegal. Hal ini terungkap   setelah Tim gabungan yang terdiri dari Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Kuningan, Pertamina, Korda Agen LPG dan Polres Kuningan melakukan sidak.

Dalam sidak ternyata petugas menemukan 1.500 tabung gas 3 kg kosong di gudang.  Gas itu milik  milik PT Bangkit Persada Sopandi yang berloksi di blok Babakan RT 01/07 Desa Kertawangunan Kecamatan SindangAgung.

Ketika petugas datang, para pegawai bangunan yang sedang bekerja sangat kaget. Pasalnya agen yang didirikan tanggal 15 November 2019  itu tidak terdaftar.  Tim gabungan pun langsung mendatangi kediaman pemilik agen yang lokasinya tidak jauh dari Gudang gas LPG.

Ketika dimintai surat-surat perizinan, pengusaha gas elpiji itu tidak bisa menunjukan surat-suranya. Bahkan tidak ada satu pun prosedur perizinan yang ditempuh. Ia mengaku  gas 3 kg ini sendiri diperoleh dari Bandung yang dibeli dari seseorang.

“Pasca ada temua agen ilegal, saya meminta kepada pengusaha agen jangan dulu mengedarkan gas 3 Kg karena tidak memiliki izin serta menghindari jatuhnya korban dimasyarakat,” ujar Kabag Perekonomian dan SDA Dr Toto Toharudin, usai sidak  Rabu (22/1/2020).

Dikatakan,  terungkapnya agen tidak berizin ini berawal dari informasi yang diterima, bahwa ada masyarakat yang ingin membuka agen gas elpiji. Namun diduga tidak menempuh prosedur prizinan yang seharusnya, sehingga pihaknya pun bergerak.

“Kita datang kesini bersama SBM Pertamina, Korda Agen LPG Kuningan, dan Polres Kuningan, ketika dicek ternyata pengusaha agen gas elpiji tidak resmi daftar ke Pertamina. Bahkan agen ini sudah dalam monitoring pihak Kepolisian. Untungnya cepat terungkpa” tuturnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kesempatan itu,  Toto menyebutkan pihaknya juga sudah melakukan silaturahmi dengan agen dan pangkalan. Hal ini  untuk menyamakan presepsi evaluasi dan persiapan menghadapi 2020, termasuk menyikapi informasi yang beredar di masyarakat yakni pencabutan subsidi.

“Kami jelaskan tidak ada istilah pencabutan subsidi.  Tapi, yang ada bentuk subsidi yang dirubah bentuknya tidak berupa barang namun langsung kepada orang yang berhak menerimanya. Ini harus dipahami,” ujar Toto yang didampingi Korda Agen Kuningan Nanang Zaenal

Ditempat yang sama  Sales Branch Manajer (SBM) Pertamina Arga Satya meyebutkan,  kunjungan lapangan ini untuk mengecek langsung yang infonya ada pihak  yang menjai agen melom.  Dari data yang dimiliki Pertamina tidak ada nama PT tersebut.

“Setelah dilakukan pengecekan ternyata agen tersebut tidak mengajukan perizinan lewat Pertamina melainkan melalui salah satu oknum yang sampai saat ini belum mengetahui oknum yang di maksud, jelasnya.

Setelah dicek mereka  sudah siapkan gudang dan tabung, Ketika ditelusuri tabung gas  itu diambil dari Bandung. Padahal seharusnya agen beli tabung dari Pertamina yang sudah diseleksi kelayakannya. Dengan begini maka tabung yang ada gudang belum seusai standar Pertamina.

“Saya  khawatir apabila tabung ini disalurkan ke masyarakat, bisa terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. Pihaknya juga meminta bantuan dari kepolisian untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memastikan tabung yang berjumlah 1.500 ini tidak beredar di masyarakat karena ini berhubungan dengan keselamatan masyarakat,” tandasnya.

Diterangkan, Menurut pengakuan si agen, tabung ini rencanannya akan diedarkan di Kuningan dan mengisi disalah satu SPBE di Kuningan. padahal jika ingin melakukan pengisian harus ada surat dari pertamina, sedangkan mereka tidak mempunya izin dari Pertamina, tentu hal ini melanggar. (agus)

 

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS)- Rencana pencabutan subsidi gas 3 Kg membuat warga resah, terutama para pedagang yang selama ini banyak menggunakan gas tersebut. Bagi mereka ketika...

Government

KUNINGAN (MASS) – Kabag Perekonomian Setda, Dr H Toto Toharudin membantah jika gas melon langka di Kuningan. Tiap harinya gas yang terdistribusi mencapai 26.197.000....

Government

KUNINGAN (MASS) – Memasuki hari kemerdekaan, secara kasat mata nampaknya Indonesia belum merdeka. Bukan saja listrik sering padam, gas 3 kg pun langka. Pada...

Government

KUNINGAN (MASS) – Meski Pemkab Kuningan selalu mengklaim kuota gas selalu ditambah menjelang lebaran dan hari besar-besar nasional. Namun, pada kenyataannya di lapangan tidak...

Advertisement