CIREBON (MASS) – Kala menghadapi momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PLN UPT Cirebon menggelar Apel Siaga Kelistrikan yang dipimpin langsung oleh Manager UPT Cirebon. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PLN dalam memastikan keandalan pasokan listrik selama periode siaga Lebaran 2026 mulai tanggal 14 Maret sampai dengan 28 Maret 2026.
Apel siaga ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan peralatan pendukung kelistrikan. Manager UPT Cirebon Andi Setiawan menyampaikan bahwa seluruh personel telah disiagakan selama 24 jam untuk menjaga keandalan sistem transmisi, baik di Gardu Induk maupun jaringan. Personel yang terlibat terdiri dari tim pemeliharaan, personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), serta petugas Gardu Induk yang memiliki tanggung jawab memastikan seluruh peralatan berfungsi optimal.
Selain itu, PLN juga telah menyiapkan personel PDKB yang mampu melakukan pemeliharaan tanpa memadamkan aliran listrik. Hal ini dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menikmati momen Idul Fitri tanpa gangguan listrik.
Untuk mempercepat respon terhadap potensi gangguan, PLN UPT Cirebon telah mendirikan lima posko siaga yang tersebar di beberapa lokasi strategis, yaitu di Kantor UPT Cirebon, ULTG Cirebon, ULTG Garut, ULTG Jatibarang, dan ULTG Ciamis. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dalam pencegahan serta penanganan gangguan kelistrikan secara cepat dan efektif.
Berbagai langkah preventif juga telah dilakukan, seperti perbaikan sistem pentanahan guna menekan gangguan akibat petir serta inspeksi menyeluruh pada gardu induk. PLN memastikan bahwa seluruh infrastruktur kelistrikan telah melalui proses asesmen dan pemeliharaan untuk menjaga performa optimal.
“Keandalan pasokan listrik telah kami persiapkan sejak jauh hari melalui asesmen peralatan dan pemeliharaan preventif,” kata Andi Setiawan.
Dikatakan, prioritas utama PLN adalah menjaga kontinuitas pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
General Manager PLN UIT Jawa Bagian Tengah, Handy Wihartady, menegaskan bahwa keandalan sistem transmisi menjadi faktor krusial dalam memastikan pasokan listrik tetap stabil khususnya saat masa siaga lebaran. Penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam setiap aktivitas pemeliharaan dan pengoperasian peralatan transmisi. Menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam bekerja. PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik selama lebaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan kelistrikan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat juga diharapkan memastikan perangkat listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah saat mudik, guna menghindari risiko gangguan maupun bahaya kelistrikan,” kata Andi. (eki)