Kalau Hujan, Nenek Asmanah Ngungsi ke Tetangga

KUNINGAN (MASS) – Di Desa Lebaksiuh Kecamatan Ciawigebang masih dijumpai rumah tidak layak huni. Rumah tersebut masih berupa bilik dengan atap berkondisi buruk. Rumah tersebut dihuni oleh seorang nenek berusia 70 tahun, Nenek Asmanah.

Menurut Asmanah, tiap hujan turun ia terpaksa ngungsi ke tetangga. Sebab genting yang bocor tidak bisa lagi ditahan oleh ember. “Iyah sudah lama saya tinggal di sini dan seorang diri. Kalau hujan, saya ke tetangga, takut roboh,” tuturnya.

Namun sekarang ini Nenek Asmanah bisa bernapas lega. Pasalnya, para aktivis waroeng Rakyat mau membantunya dengan membuatkan sebuah rumah layak huni. Meski terbilang sederhana, tapi setidaknya bisa menghindari cipratan air hujan dari atap yang bocor.

“Alhamdulillah sekarang sudah dibuatkan rumah yang lebih layak. Saya senang sekali. Terima kasih anak-anakku,” ucap Nenek Asmanah.

Sementara, Warung Rakyat telah menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental belum lama. Dalam menyukseskannya, forum diskusi tersebut menggandeng Kemenko PMK RI. Bukan hanya sekadar sosialisasi, rupanya mereka berkarya nyata dengan membuatkan rumah layak huni untuk Nenek Asmanah.

H Mamat Robby Suganda yang diundang untuk menjadi salah satu pembicara, menyempatkan diri untuk menengok proses pembangunan rumah tersebut. Salah seorang kandidat bupati/wabup dari Partai Demokrat itu menyapa warga yang ingin berfoto dengannya.

“Sudah saya katakan, Lebaksiuh adalah desa almarhumah ibu saya. Makanya saya bersilaturahim ke sini. Kaitan dengan politik, bagi saya sih mengalir saja,” kata politisi yang akrab disapa MR itu kepada awak media. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com