Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Netizen Mass

Antara Revitalisasi Tamkot dan Korban Bencana

KUNINGAN (MASS) – Niat dari Pemerintah, yang disampaikan oleh Pak Sekda Dian Rachmat Yanuar terkait penataan Taman Kota dengan harapan bisa mengintegrasikan Taman Kota dan Masjid Agung Syiarul Islam cukup baik dalam tatanan wacana dan rencana. Apalagi, anggaran penataan diperoleh dari APBD Provinsi Jabar, yang tidak mengganggu postur APBD Kuningan.

Namun, ada beberapa catatan menurut saya sebagai warga dan masyarakat yang dibuktikan dengan KTP Kuningan. Pemda Kuningan nampak tidak memiliki Program Pembangunan Jangka Panjang ataupun Jangka Menengah.

Hal ini dapat terlihat dengan anggaran perbaikan/revitalisasi beberapa gedung yang kedepan katanya akan turut diratakan dengan tanah demi revitalisasi Taman Kota seperti (Gedung Pemuda/KNPI, Gedung Dewan Pendidikan) yang baru saja digelontorkan kurang dari 2 tahun kebelakang.

Urgensi untuk revitalisasi Taman Kota Kuningan ini tidak masuk akal, pasalnya ada hal lain yang harus pemda perhatikan dalam mengambil sebuah keputusan. Bencana yang dahulu terjadi di Kabupaten Kuningan kini menyisakan korban yang masih tinggal di hunian sementara, merupakan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh Pemda Kuningan.

Meski bantuan 15 M bukan dari APBD Kuningan, namun yang harus dipikirkan kedepan adalah biaya perawatan kedepannya. Karena, dalam beberapa tahun terakhir Kuningan nampak lebih mengedepankan pembangunan taman dll, yang tentunya akan menjadi beban berkelanjutan di APBD Kab. Kuningan.

Seperti kita ketahui, anggaran APBD Kuningan, hampir 60% digunakan untuk belanja pegawai. Jika 40% yang seharusnya difokuskan untuk program pembangunan lainnya terbebani dengan biaya maintance dari pembangunan-pembangunan yang tidak produktif. Tentunya akan menghambat sedikit banyak pada program pembangunan lainnya.

Terutama dalam mewujudkan misi visi Kuningan MAJU disini akan terhambat dengan adanya kebutuhan kebutuhan yang berkelanjutan untuk melakukan perawatan taman yang ada di Kab Kuningan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika Kuningan ingin mengikuti Kota Bandung, terkait meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakatnya. Sudah benar, jika Pemda Kuningan lebih memilih membangun taman dan Ruang terbuka lainnya.

Namun yang harus pemda sendiri perhatikan kebutuhan sekarang masyarakat Kuningan itu apa saja? Masih banyaknya penganguran di Kab Kuningan, masih banyaknya keluarga harapan, masih belum terealisasinya program pemerintah yang meningkatkan ekonomi kemasyarakatan, ini menjadi PR serius untuk mewujudkan Kuningan MAJU.

Dengan banyaknya taman-taman dan tempat wisata di Kab Kuningan menurut saya, kebahagian itu adalah kebahagiaan semu karena tidak berdampak secara peningkatan taraf ekonomi masyarakatnya.***

Penulis: Herdiana (Demisioner Ketua Hima Pangan 2018)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Sport

KUNINGAN (MASS) – Dampak lain di masa pandemi ini, bisa dibilang menjamurnya pesepeda. Baik itu perorangan maupun komunitas. Salah satunya adalah Gasikk, Gowes Asik...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pada Sabtu (13/2/2021) Februari tersaji pertandingan yang bertajuk persahabatan antar Berkah FC menghadapi tamunya Club80’s yang sama sama berasal dari kota...

Sport

KUNINGAN (MASS) – Animo masyarakat Kuningan di sepakbola memang sangat tinggi. Terbukti, belakangan banyak sekali muncul tim futsal atau football bahkan akademi. Salah satunya...

Government

KUNINGAN (MASS)- Bupati Kuningan H Acep Purnama melepas 4 Atlet Tarung Bebas Mushad fighting Camp asli dari Desa/Kecamatan Cibingbin. Mereka  akan berlaga di Kota...

Advertisement