Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Education

Ada Debat Calon Pemimpin Hebat Masa Depan di Pemilu Raya Husnul Khotimah

KUNINGAN (MASS) – Pondok Pesantren Husnul Khotimah menjadi saksi sejarah lahirnya pemimpin-pemimpin hebat masa depan melalui kegiatan pemilu raya yang diselenggarakan oleh Majelis Perwakilan Santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Salah satu rangkaian acara yang paling menarik adalah Debat Kampanye Calon Ketua Organisasi Santri Husnul Khotimah jenjang MTs dan Aliyah.

Menurut Ustadzah Titin Nurhidayah, S.Pd, dalam acara tersebut, pemimpin hebat tidak dilahirkan begitu saja, melainkan hasil dari sebuah pendidikan yang membentuk karakter dan menjadikan teladan bagi orang yang dipimpinnya. Setiap pemimpin harus memiliki jiwa loyalitas dan rasa tanggung jawab terhadap apa yang diamanahkan kepadanya.

“Hal ini selaras dengan hadits Bukhori Muslim yang menyatakan, Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang dipimpinnya,” ungkap Titin.

Acara yang berlangsung pada Sabtu (18/5/2024) ini berhasil menjaring enam kandidat calon ketua dari masing-masing jenjang, baik MTs maupun Aliyah. Enam kandidat dari Madrasah Tsanawiyah terdiri dari tiga calon Ketua Majelis Perwakilan Santri yaitu Aisha Syifa Aulia (VII D), Humaira Raisa S. (VII H), dan Andra Shaynee Z. (VII L), serta tiga kandidat lainnya untuk calon Ketua Dewan Eksekutif Organisasi Santri Junior yaitu Zayra Nabrilia A. (VII L), Zaabarija Glory Pasya (VII I), dan Karima Safa Luqyana (VII D).

Sementara itu, enam kandidat dari Madrasah Aliyah terdiri dari tiga calon Ketua Majelis Perwakilan Santri yaitu Nimas Qissya Abhiesa A. (X IPS 5), Shabrina Ilma Syakira (X IPS 5), dan Zulfa Muthia (X IPS 5), serta tiga kandidat lainnya untuk calon Ketua Dewan Eksekutif Organisasi Santri Senior yaitu Saina Haura Ghaisani (X IPA 13), Saniyyah Imtiyaaz (X IPA 13), dan Riham Hafiyya (X PK 5).

Kegiatan debat kampanye kali ini mengusung tema “Leadership, Sosial, Bahasa, dan Ruhiyah atau Keagamaan.” Debat dibagi menjadi tiga sesi: pemaparan visi misi dan program kerja unggulan, menjawab pertanyaan dari panelis sesuai tema, dan sesi saling memberikan pertanyaan antar calon. Sesi ketiga inilah yang paling menarik, karena menguji kemampuan berpikir dan mempertahankan argumen masing-masing calon.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Setelah rangkaian kegiatan debat selesai, tim formatur periode sebelumnya bersama para pembina organisasi melakukan syuro untuk menentukan ketua organisasi berikutnya. Hasil syuro memutuskan bahwa Ketua Majelis Perwakilan Santri Madrasah Tsanawiyah adalah Humaira Raisa Sya’baniah (VII H) dan Ketua Majelis Perwakilan Santri Madrasah Aliyah adalah Zulfa Muthia (X IPS 5). Sedangkan Ketua Dewan Eksekutif Organisasi Santri Junior adalah Zayra Nabrilllia Andiana (VII L) dan Ketua Dewan Eksekutif Organisasi Santri Senior adalah Saniyyah Imtiyaaz (X IPA 13).

Kegiatan debat calon pemimpin ini dihadiri oleh Pembina OSPAN Yeni Nuryeni, S.Pd., Kanit Pembinaan Putri, Mia Rusmia, S.Pt., Kepala MTs, Elfa Robi, Lc., Kepala MA, Dani Abdurrahman, M.Pd., dan Sekretaris Pondok Pesantren, Joni Pasya, Lc., M.H. (deden)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement