Pura-pura Jadi Petugas Listrik, Tagih Uang Ke Apotek di Ciawigebang, PLN: Ini Jelas Penipuan…

KUNINGAN(MASS) – Warga Kabupaten Kuningan diimbau untuk lebih waspada terhadap maraknya aksi kejahatan dengan modus menyamar sebagai petugas instansi resmi. Laporan dugaan penipuan yang mengatasnamakan PT PLN (Persero) terjadi dan sempat terekam kamera hingga videonya beredar di media sosial dan grup percakapan warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden dugaan penipuan itu terjadi di Apotek Novia Farma, Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, pada Minggu (1/11/2026) siang sekitar pukul 14.44 WIB.

Dalam rekaman video yang beredar, dua orang pria tak dikenal mendatangi apotek dan berpura-pura menjadi petugas resmi dari PT PLN. Kedua pelaku mendatangi pihak apotek sembari menyodorkan lembaran surat penagihan tunggakan listrik senilai Rp400.000, padahal pihak apotek selama ini tidak pernah mengalami keterlambatan pembayaran tagihan listrik.

Menanggapi insiden yang meresahkan pelanggan tersebut, pihak PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Kuningan melalui perwakilan Team Leader K3L (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan), Nasuha memastikan dua orang pria dalam video tersebut bukanlah pegawai maupun mitra resmi dari PLN.

“Orang yang ada di video itu bukan petugas PLN. Ini jelas penipuan, kang. Tanda bukti bayarnya juga bukan bukti bayar yang sah,” ujarnya saat diwawancara kuninganmass.com Senin (2/11/2026).

Ia mengingatkan seluruh masyarakat agar selalu teliti memverifikasi identitas setiap orang yang mengaku sebagai petugas PLN dengan memeriksa surat tugas resmi, papan nama, serta seragam kerja.

Selain itu, seluruh transaksi pembayaran maupun penagihan resmi PLN saat ini dilakukan secara transparan melalui sistem perbankan atau aplikasi resmi PLN Mobile, bukan transaksi uang tunai langsung di tempat oleh petugas lapangan.

“Masyarakat harus lebih hati-hati dan segera melapor kepada pihak berwajib atau kantor PLN terdekat jika menemukan modus serupa,” pungkasnya. (raqib)