Mulai dari Langkah Kecil, UPZ Institut Islam Kuningan Salurkan Bantuan ke Ciawigebang dan Maleber

KUNINGAN (MASS) – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Institut Islam Kuningan (Instiku) mulai menggerakkan program kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan pangan berupa paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Teranyar digelar di wilayah Kecamatan Ciawigebang dan Kecamatan Maleber, Jumat (23/10/2026) lalu.

Program ini menjadi langkah awal UPZ Institut Islam Kuningan dalam mengoptimalkan peran penghimpunan dan pendayagunaan dana sosial Islam agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, meliputi beras, minyak goreng, gula, teh, dan mi instan. Penerima manfaat di antaranya lansia, janda, dan anak yatim.

Penyaluran bantuan ini bersumber dari infak dan sedekah para dosen serta civitas akademika Institut Islam Kuningan. Dalam pelaksanaannya, UPZ juga memanfaatkan jejaring mahasiswa untuk menghubungkan program dengan masyarakat yang membutuhkan.

Ketua UPZ Institut Islam Kuningan, Fudzi Hanafi, ME., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar awal untuk menjalankan amanah pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional. Ia menegaskan, ketika amanah tersebut diberikan kepada UPZ Instiku, tentu ada tanggung jawab yang ingin pihaknya tunaikan sebaik-baiknya.

“Kami menyadari bahwa apa yang kami lakukan hari ini masih merupakan langkah kecil. Namun, kami percaya bahwa setiap langkah kebaikan memiliki potensi untuk tumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar. Kita tidak harus menunggu menjadi besar untuk mulai memberikan manfaat. Kita hanya perlu memulai, menjaga amanah, dan bertumbuh bersama. Harapannya, ikhtiar sederhana ini menjadi awal dari hadirnya program-program yang semakin luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Fudzi Hanafi.

Ia juga menegaskan bahwa UPZ Institut Islam Kuningan tidak ingin hanya menjadi wadah penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari lingkungan internal kampus. Lebih dari itu, UPZ ingin membangun ruang kolaborasi kebaikan yang terbuka bagi siapa pun.

“Kami ingin UPZ ini menjadi jembatan bagi banyak pihak yang memiliki kepedulian dan keinginan untuk berbagi. Tidak hanya dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni, tetapi juga masyarakat, komunitas, lembaga, maupun mitra lainnya. Siapa pun dapat mengambil bagian dan berkolaborasi dalam menghadirkan kebaikan. Harapan kami, semakin banyak pihak yang terhubung, semakin luas pula manfaat yang bisa kita hadirkan bersama,” tambahnya.

Ke depan, UPZ Institut Islam Kuningan berupaya mengembangkan berbagai program pendayagunaan dana sosial Islam yang tidak hanya berorientasi pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat. Pengembangan program diarahkan pada bidang pendidikan, sosial-keagamaan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Melalui langkah awal ini, UPZ Institut Islam Kuningan berharap dapat menumbuhkan budaya berbagi, memperluas jejaring kepedulian, dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Sebab, setiap kebaikan yang besar selalu memiliki awal, dan UPZ ingin memulainya dengan langkah nyata, sekecil apa pun, untuk kemudian tumbuh menjadi kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Salah satu penerima manfaat, Ibu Ipah (64), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, hatur nuhun pisan ka Bapak sareng Ibu dosen Institut Islam Kuningan. Bantuan ieu téh karaos pisan mangpaatna. Mugia sadayana anu parantos ngabantosan dipaparin kasehatan, kalancaran rezeki, sareng barokah ku Allah SWT,”. tuturnya. (eki)