KUNINGAN (MASS) – Kondisi rumput Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, mulai menunjukkan perkembangan. Berdasarkan pantauan pada Minggu (18/10/2026), rumput telah ditanam di berbagai penjuru lapangan, meski pertumbuhannya belum sepenuhnya merata.
Secara keseluruhan, permukaan lapangan mulai ditumbuhi rumput. Namun, di sejumlah titik masih terlihat tanah yang belum tertutupi tanaman. Rumput yang sudah ditanam juga belum tumbuh maksimal dan belum menyebar secara merata.
Di tengah proses tersebut, sejumlah petugas terlihat melakukan penyiraman rumput di area lapangan. Perawatan ini dilakukan untuk menjaga kelembapan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan rumput agar dapat berkembang dengan baik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengelola Stadion Budi menyebutkan, penyiraman rumput stadion kini dilakukan secara rutin, dengan frekuensi sekitar satu hingga dua kali dalam sehari. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemeliharaan lapangan selama masa pertumbuhan rumput.
“Penyiraman terus dilakukan, sehari bisa satu sampai dua kali, diharapkan dapat membantu menjaga kondisi tanah dan mendukung perkembangan akar rumput. Dengan kelembapan yang terjaga, rumput lebih subur,” tuturnya.
Meski demikian, kondisi lapangan saat ini masih membutuhkan waktu dan perawatan lanjutan. Pertumbuhan rumput yang belum merata menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum permukaan lapangan benar-benar tertutup dengan baik.
Perkembangan kondisi rumput Stadion Mashud Wisnusaputra ini menjadi bagian penting dalam proses penyiapan fasilitas olahraga tersebut. Kualitas permukaan lapangan nantinya akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan pemain saat beraktivitas di atasnya.
“Dengan perawatan yang terus dilakukan, rumput stadion diharapkan dapat tumbuh maksimal dalam waktu mendatang. Namun, kesiapan lapangan secara keseluruhan tetap perlu dilihat dari perkembangan pertumbuhan rumput serta hasil evaluasi kondisi permukaannya,” pungkasnya. (raqib)
