KUNINGAN (MASS) – Kebakaran hanguskan sebuah rumah di RT 05/RW 02, Dusun Tengah, Desa Pajawan Kidul, Kecamatan Lebakwangi, Jumat (9/10/2026) dini hari. Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp143 juta.
Peristiwa itu diketahui setelah Alvan, tetangga pemilik rumah, mendengar suara letupan keras dari rumah di sebelahnya. Saat keluar untuk memeriksa, ia melihat api sudah membesar dan membakar rumah tersebut.
Alvan kemudian berteriak meminta bantuan warga. Warga berusaha memadamkan api menggunakan air dan peralatan seadanya. Laporan kebakaran diterima Damkar pada Jumat dini hari. Petugas UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan berangkat pukul 00.01 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.15 WIB.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, bersama delapan anggota Regu 3 melakukan pemadaman menggunakan dua unit kendaraan pemadam. Petugas juga dibantu anggota Polsek Lebakwangi, aparat desa, dan warga sekitar.
“Petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mengendalikan api serta mencegah kebakaran merembet ke rumah warga lainnya,” tuturnya dalam laporan.
Petugas menghadapi kendala karena rumah warga di sekitar lokasi saling berdekatan. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat dan hati-hati. Selain itu, besarnya kobaran api membuat persediaan air dari dua kendaraan pemadam tidak mencukupi. Petugas harus mencari sumber air tambahan agar proses pemadaman dapat diselesaikan.
“Besarnya api dan keterbatasan persediaan air menjadi kendala di lapangan. Petugas harus mencari sumber air tambahan agar pemadaman bisa berjalan maksimal,” tambahnya.
Berdasarkan laporan kejadian, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp143 juta, meliputi bangunan berukuran 7 x 12 meter atau 84 meter persegi dengan perkiraan nilai Rp126 juta, perabotan rumah sekitar Rp10 juta, dua kulkas sekitar Rp4 juta, serta satu televisi sekitar Rp3 juta.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kebakaran menyebabkan kerugian besar bagi pemilik rumah dan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan kabel dan sambungan listrik dalam kondisi aman,” pungkasnya. (raqib)
