KUNINGAN (MASS) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan penari muda Kabupaten Kuningan. Zaabal Alaninda Wijaya, Jajaka Jaipong Jawa Barat 2026 dari Sanggar Diwangkara Soka, Cirendang – Kuningan, kini membawa misi memperkenalkan seni dan budaya Jaipong Jawa Barat ke Malaysia.
Zaabal yang merupakan siswa kelas X.11 SMA Negeri 2 Kuningan itu berangkat ke Malaysia bersama tim untuk mengikuti program yang berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 September 2026.
Program ini menjadi bagian dari tugas Zaabal setelah berhasil meraih Juara 1 Jajaka Jaipong Jawa Barat 2026. Bersama AR Event Organizer (EO) dan tim, ia mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan lebih luas kesenian khas Jawa Barat tersebut kepada masyarakat Malaysia.
Owner Sanggar Diwangkara Soka, Nina Retnawati mengatakan kegiatan di Malaysia lebih diarahkan pada sosialisasi dan pengenalan budaya tari Jaipong. Selain memperkenalkan seni tari, Zaabal juga akan menunjukkan secara langsung sosok penari Jaipong laki-laki.
“Disana untuk pengenalan budaya tari Jaipong, contoh sebagai penari Jaipong laki-laki,” ujar Nina, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi Zaabal sekaligus menjadi ruang untuk membawa nama Kuningan dan Jawa Barat melalui seni budaya.
Program tersebut dilaksanakan oleh AR EO bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang.
Dalam program ini, Zaabal menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Kuningan untuk kategori Jajaka Jaipong Jawa Barat.
Bagi Sanggar Diwangkara Soka, keberangkatan Zaabal ke Malaysia bukan hanya sebuah perjalanan, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan Jaipong sebagai bagian dari kekayaan budaya Jawa Barat kepada masyarakat internasional.
Nina berharap pengalaman tersebut dapat semakin meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan Zaabal sebagai penari muda, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda Kuningan lainnya untuk terus berkarya dan melestarikan seni budaya daerah.
“Harapannya tentu Jaipong Jawa Barat semakin dikenal, dan anak-anak muda Kuningan juga semakin berani membawa seni budaya daerah ke tingkat yang lebih luas,” pungkasnya. (didin)