Sasar Lansia, Kuningan Disawer 200 Becak Listrik dari Prabowo, HRA: Program Kasih Sayang Presiden….

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 200 becak listrik dari Presiden Prabowo, dibagikan ke warga Kabupaten Kuningan dengan prioritas penerima adalah lanjut usia (lansia), yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional.

Penyerahan becak motor ini dilakukan di Kajene Forest – Kuningan, Sabtu (5/9/2026) pagi, dengan dikawal langsung anggota DPR RI dari Fraksi Gerinda, H Rokhmat Ardian alias HRA.

Selain HRA, hadir dalam pembagian becak listrik, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Kuningan Tuti Andriani, serta anggota DPRD Jawa Barat seperti Toto Tohari dan anggota DPRD Kuningan Nurcholis.

Dalam sambutannya, H Rokhmat Ardiyan bilang bahwa pemberian becak listrik dari pribadi Presiden Prabowo Subianto itu, merupakan bentun kepedulian Presiden.

“Beliau sangat peduli kepada usia lanjut, beliau pernah bercerita, sampai meneteskan air mata ketika masih banyak orang tua masih harus mengayuh becak,” kata Ardiyan.

Selain mendoakan Prabowo terus menjabat Presiden hingga periode kedua, HRA juga berharap bantuan 200 becak listrik ini tidak berhenti di tahap pertama, tapi ada tahap berikutnya.

“Titip dirawat, ini program kasih sayang Presiden. Jangan dijual, boleh diwariskan. Doakan terus Pak Prabowo sehat, yayasan ini maju,” kata HRA.

Sementara, Direktur Hubungan dan Kerja Sama Kelembagaan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Nuriana, mengatakan bantuan becak listrik tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari profesi sebagai pengemudi becak.

“Masyarakat Kabupaten Kuningan dan Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih kepada Bapak Prabowo yang untuk kesekian kalinya memberikan bantuan kepada masyarakat. Sekarang bantuan berupa becak listrik,” ujar Nuriana.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya untuk mengubah becak konvensional menjadi kendaraan bertenaga listrik, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan penerimanya.

“Mudah-mudahan, meskipun baru 200 unit, ini bisa membantu tidak hanya sekadar transformasi dari konvensional ke modern, tapi juga mudah-mudahan bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kuningan,” ucapnya.

Nuriana menjelaskan, penggunaan becak listrik untuk tahap awal diarahkan pada kawasan yang relatif datar dan lokasi wisata. Hal itu disesuaikan dengan karakteristik kendaraan sekaligus kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Kita pilih daerah yang datar dan daerah wisata,” ujarnya.

Ia juga memastikan, pengisian daya becak listrik ini tidak perlu membuat masyarakat khawatir. Menurut Nuriana, sistem pengisian baterai becak listrik cukup sederhana. “Mudah, seperti mencolok cas ponsel saja. Tidak seperti mobil listrik yang rumit,” imbuhnya.

Sebanyak 200 unit becak listrik yang disalurkan di Kuningan merupakan produk dalam negeri yang diproduksi PT Pindad.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi atas bantuan 200 unit becak listrik tersebut. Menurutnya, bantuan itu menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional kepada masyarakat Kuningan.

Dian menyebut Kuningan sebelumnya juga telah menerima sejumlah bantuan dari Presiden Prabowo, mulai dari sektor pertanian hingga bantuan air bersih.

“Beberapa bulan lalu ada bantuan alat-alat pertanian seperti hand sprayer, traktor, dan lainnya. Sebelumnya juga bantuan air bersih di daerah Kuningan Timur yang sangat bermanfaat saat kekeringan,” sebutnya. (eki)