KUNINGAN (MASS) – Pergantian tugu bola dunia menjadi tugu kuda di Kabupaten Kuningan mendapat sorotan dari sebagian masyarakat. Menanggapi hal itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa pergantian tersebut bukan bertujuan untuk menghilangkan atau memusnahkan karya bupati terdahulu.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna, mengatakan perubahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat identitas Kabupaten Kuningan.
“Jangan dibawa, digiring ke arah seakan-akan kita memusnahkan Tugu Bola Dunia dan karya bupati terdahulu. Itu kan kesannya seakan-akan kita zalim, padahal tidak demikian,” ujar Putu, Rabu (2/9/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan tugu kuda lebih diarahkan pada upaya memperbagus kawasan sekaligus menghadirkan simbol yang dinilai merepresentasikan identitas Kabupaten Kuningan.
“Ini ingin memperbagus supaya identitas kita ada kudanya. Tidak ada niat yang lain,” katanya.
Putu menegaskan, pemerintah daerah tidak bermaksud menghapus seluruh peninggalan atau karya pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, pergantian ikon tersebut lebih kepada penataan dan upaya menghadirkan identitas daerah yang dianggap lebih kuat. (didin)